Subang, tiradar.id – Kabupaten Subang kini menghadapi situasi darurat dalam penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPC Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kabupaten Subang, Boing Solihin Zakaria, dalam acara buka puasa bersama yang digelar pada Sabtu, 8 Maret 2025.
Menurut Boing, semakin maraknya penyalahgunaan narkoba, terutama di kalangan generasi muda, menjadi indikator utama bahwa Kabupaten Subang berada dalam kondisi darurat. Ia menegaskan bahwa kasus-kasus yang berhasil diungkap aparat kepolisian hanyalah bagian kecil dari fenomena yang terjadi di masyarakat.
“Yang tertangkap oleh aparat kepolisian itu baru permukaannya saja, sementara peredaran yang ada di masyarakat masih sangat besar,” ujar Boing.
Lebih mengkhawatirkan lagi, Boing mengungkapkan bahwa penyalahgunaan obat-obatan terlarang kini tidak hanya terjadi di kalangan pelajar tingkat SLTA, tetapi juga telah merambah ke siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, ia mendesak Pemerintah Kabupaten Subang untuk turut serta dalam upaya penanggulangan penyalahgunaan narkoba.
“Kami berharap Bupati Kabupaten Subang yang sekarang memiliki komitmen penuh terhadap penanggulangan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Subang,” harapnya.
Sebagai bagian dari upaya pencegahan, Granat Kabupaten Subang berencana mengadakan tes urine bagi pelajar, mahasiswa, dan aparatur sipil negara (ASN) di wilayah tersebut dalam beberapa bulan ke depan. Boing pun mengharapkan dukungan penuh dari pemerintah daerah agar program ini dapat berjalan dengan sukses.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, serta organisasi masyarakat, diharapkan Kabupaten Subang dapat segera keluar dari situasi darurat narkoba dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi generasi mendatang.
