Apa Saja yang Sudah Dilakukan di 100 Hari Kerja Pasangan Rey-Akur? Ini Dia Jawabannya

Pasangan BUpati dan wakil BUpati Kabupaten Subang, Reynaldy (kiri) dan Agus Masykur (kanan) realisasikan janji politik. (tiradar.id)

Subang, tiradar.id– Warga masyarakat Subang yang kritis sering bertanya, apa saja yang sudah dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Subang, paska pasangan Bupati Kabupaten Subang, Reynaldy Putra Andita BR dan Wakil Bupati kabupaten Subang, Agus Masykur Rosyadi di 100 hari kerjanya?

Ternyata, dalam 100 hari kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Subang, pasangan kang Rey- kang Akur, telah merealisasikan berbagai program kegiatan dan janji politiknya di berbagai bidang, seperti reformasi birokrasi hingga infrastruktur.

Reformasi Birokrasi

Di bidang reformasi birokrasi, salah satu upaya yang dilakukan, pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Subang ini, bersikap tegas terhadap kinerja dan kedisiplinan ASN (Aparatur Sipil Negara). Bahkan, sebanyak 10 ASN direkomendasikan diberhentikan karena indisipliner.

Pasangan Bupati Subang Reynaldy (tengah) dan Wakil Bupati Kabupaten Subang, Agus Masykur (kiri).

Program Subang Ngabret Nyaah Ka Indung

Program ini, mulai berjalan pada akhir April 2025. Mewajibkan setiap ASN dan pegawai BUMD di Kabupaten Subang, untuk memiliki satu lansia binaan. Sasaran dari program ini adalah lansia berusia 60 tahun ke atas, khususnya kaum ibu yang hidup dalam keterbatasan dan memerlukan perhatian, perlindungan, serta penghormatan yang layak.

Menaikkan Honorarium Petugas Kebersihan

Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kabupaten Subang akan menaikkan honorarium petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dari Rp36.000 menjadi Rp50.000 per hari. Kenaikan ini sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi petugas dalam menjaga kebersihan dan keindahan Subang.

Kick Off Subang Innovation Festival (SIF) Tahun 2025
Dengan mengusung tema “Akselerasi Inovasi untuk Kesejahteraan Masyarakat”, festival ini sejalan dengan semangat pembangunan Kabupaten Subang yang mengusung tagline “Subang Ngabret”

Jalan Leucir ”Perbaikan Jalan di Kabupaten Subang”
“Jalan Leucir” atau “Subang Leucir 2027” adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan program pembangunan jalan di Kabupaten Subang yang ditargetkan selesai pada tahun 2027. Program ini bertujuan untuk memperbaiki jalan-jalan yang rusak dan membuat seluruh jalan di Subang menjadi mulus dan nyaman untuk dilalui. Hingga saat ini sudah 4,35 Km jalan yang tuntas diperbaiki. Pada Tahun 2025 telah dianggarkan 250 Milyar Rupiah untuk perbaikan Jalan Kabupaten sepanjang 80 Kilometer.

Penghargaan Top BUMD Award 2025

Penghargaan diterima langsung oleh Wakil Bupati Subang sebagai TOP Pembina BUMD 2025, dan PT BPR Subang Gemi Nastiti (Perseroda) yang dalam hal ini mendapatkan penghargaan dalam kategori TOP BUMD Award 2025 BPR Bintang #4, dan TOP CEO BUMD 2025 yang diberikan kepada Direktur Utama PT. Bank Subang Gemi Nastiti (Perseroda), Anton Abdul Rosyid.

Gercep Respon Keluhan Warga

Sebagai salah satu Bupati termuda, Kang Rey juga menunjukan gerak cepat dalam menanggapi setiap keluhan yang masuk melalui media sosialnya. Setiap hari OPD diharuskan merespon keluhan masyarakat yang disampaikan melalui akun medsos pribadinya. Demikian juga dengan Kang Akur yang selalu berupaya merespon keluhan netizen di akun media sosialnya.

Saba Desa

Selama 100 hari kepemimpinannya Reynaldy-Agus Masykur mengaku sudah mengunjungi lebih dari 42 dari 253 Desa/Kelurahan yang ada di Subang menyapa dan mendengar keluhan rakyat melalui program saba desa.

Subang Fest 2025 Vol. 1 dan 2
Sebagai kegiatan untuk apresiasi insan kreatif di Kabupaten Subang sebagai wadah untuk
mengembangkan kreatifitas anak muda dan juga sarana untuk show off para seniman Kabupaten Subang.

Serah Terima Kunci Rumah Subsidi Untuk Pekerja Migran Indonesia
Pemerintah Daerah Kabupaten Subang bekerjasama dengan Kementerian PKP dalam penyediaan perumahan bagi Pekerja Migran Indonesia dan keluarganya.

Sinergitas dengan Kementerian/Lembaga
Kabupaten Subang saat ini merupakan salah satu Daerah yang memiliki nilai strategis dalam wilayah pembangunan Segitiga Emas Rebana, maka dari itu perlu dukungan Pemerintah Pusat khususnya Kementerian PUPR dalam penyediaan Insfrastruktur.

Penertiban Bangunan Liar
Dalam rangka memfungsikan kembali fungsi ruang sempadan yang berada di sungai/saluran dan juga daerah milik jalan Pemkab Subang bersama dengan Pemrpov Jabar melakukan penertiban bangunan liar yang berada di wilayah sepadan tersebut, selain itu Pemkab Subang juga memberikan kompensasi bagi bangunan yang terkena dampak penertiban tersebut.

Regional Summit 2025
Optimalisasi Kawasan Rebana Kabupaten Subang adalah bagian dari Kawasan pertumbuhan baru Segitiga Rebana sehingga perlu langkah konkrit dan kolaborasi dengan wilayah Rebana lainnya dan juga sinergi dengan Pemerintah Pusat dan Badan Usaha agar Kabupaten Subang ramah akan investasi.

Subang Smart Digital
Merupakan platform yang menyatukan seluruh layanan di Kabupaten Subang menjadi satu
platform yang terintegrasi untuk efisiensi dan transparansi dalam penyelenggaran Layanan di Kabupaten Subang.

Penghargaan Atas Pengelolaan Keuangan dari BPK dengan Predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian)

Pemerintah Daerah Kabupaten Subang meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-7 kali secara berturut-turut, hal ini merupakan komitmen Pemkab Subang dalam meningkatkan transpransi dalam pengelolaan keuangan daerah

Bagi Kang Rey dan Kang Akur, Subang Ngabret bukan hanya slogan atau sekadar janji, namun Subang Ngabret merupakan rencana kerja yang harus terrealisasi.****