Purwakarta, tiradar.id – Upaya Polres Purwakarta dalam memberantas tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali membuahkan hasil. Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) berhasil membekuk lima orang pelaku yang selama berbulan-bulan meresahkan masyarakat.
Kelima pelaku yang diamankan adalah Dimas Saputra, Chandra (34), Dedi (40), Fauzi, dan Aji. Mereka diketahui berasal dari Kabupaten Subang. Dua di antaranya, yakni Chandra dan Dedi, terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan karena melakukan perlawanan saat proses penangkapan.
Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Uyun Saepul Uyun, menjelaskan kasus ini bermula dari laporan kehilangan sepeda motor milik warga di kawasan Ciseureuh, Cipaisan, Kabupaten Purwakarta, pada Jumat (22/8/2025) dini hari, saat pemilik hendak menunaikan salat Subuh.
“Berbekal informasi warga dan rekaman CCTV, kami segera melakukan pengejaran. Para pelaku sempat kabur ke wilayah Subang, namun berhasil diamankan setelah dilakukan pengintaian,” ujar AKP Uyun dalam konferensi pers di RSUD Bayu Asih, Jumat (22/8/2025).
Pengembangan penyelidikan mengarahkan polisi pada sebuah rumah kontrakan yang dijadikan markas kelompok ini. Dari lokasi tersebut, petugas menemukan sejumlah barang bukti, termasuk plat nomor kendaraan yang sebagian besar berasal dari motor hasil curian di wilayah Purwakarta.
“Dalam penggerebekan, beberapa pelaku berusaha melarikan diri. Kami sudah memberikan peringatan, namun mereka tetap melawan sehingga dilakukan tindakan tegas terukur. Dua pelaku yang terluka langsung dibawa ke rumah sakit,” tambahnya.
Hasil pemeriksaan sementara mengungkap bahwa komplotan ini telah beraksi di sedikitnya 18 lokasi di wilayah Purwakarta dan Karawang dalam tiga hingga empat bulan terakhir. Modus yang digunakan adalah menyasar motor yang diparkir di luar rumah tanpa kunci ganda atau pengaman tambahan.
Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan tiga unit sepeda motor serta sejumlah plat nomor kendaraan. Hingga kini, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lebih besar yang terlibat.
AKP Uyun mengimbau masyarakat untuk lebih waspada. “Kami mengajak warga melengkapi kendaraannya dengan pengaman tambahan. Kasus ini bisa terungkap juga berkat peran masyarakat yang cepat melapor,” tegasnya.
Laporan : Riyan Kurnia
