Subang, tiradar.id– Naura Aisya Salsabila dan Muhammad Fachri Indarto terpilih sebagai mojang pinilih dan jajaka pinilih pada Grand Final Mojang Jajaka (Moka) Subang 2025, Jum’at malam (12/9/2025).
Sementara posisi Mojang wakil I diraih Mega Melinda dan Jajaka Wakil I Muhammad Haikal Harliman, serta Mojang Wakil II ditempati Maisya Aulia dan Jajaka Wakil II Alzidane Fachrul Rizaldy.
Keputusan tersebut, berdasarkan hasil penilaian dewan juri grand final Moka Subang 2025 diantaranya, Ketua TPKK Kabupaten Subang, Ega Anjani Reynaldy; Istri Wakil Bupati Subang, Ega Agustine Rosyadi; Ketua PHRI Subang, Ratna Setiawan; istri Sekda Kabupaten Subang, Siti Nuraeni; dan Jajaka Pinilih Jabar, Arif Muhaemin.
Bupati Subang, Reynaldy menyampaikan apresiasi atas semangat dan potensi generasi muda Subang yang tergambar dari para finalis.
“Mojang jajaka bukan hanya sekadar ajang bakat dan penampilan, tetapi juga mencerminkan kecerdasan, kepribadian, serta kepedulian generasi muda terhadap budaya, pariwisata, dan pembangunan daerah,” ungkapnya.
Maka 30 finalis tahun 2025, tambah Rey, adalah bukti nyata besarnya potensi pemuda-pemudi Subang, baik dalam pengetahuan, kreativitas, maupun daya saing.
“Kabupaten Subang sedang bergerak menuju visi besar Subang Ngabret, percepatan pembangunan di berbagai bidang. Peran pemuda, termasuk mojang jajaka, sangat penting untuk mendukung misi tersebut,” tegasnya.
Dia berpesan agar para finalis menjadikan ajang ini sebagai sarana memperluas wawasan dan pengalaman, serta menjaga integritas dan kerendahan hati.
“Siapapun yang terpilih menjadi Mojang Jajaka Subang 2025, ingatlah bahwa gelar ini adalah amanah untuk membawa nama baik daerah. Sehingga bisa merespon potensi Kabupaten Subang” ujarnya.
Ia juga mengaitkan momentum Pasanggiri Mojang Jajaka dengan pencapaian Subang di tingkat nasional.
“Alhamdulillah, kemarin Subang menerima penghargaan Apresiasi Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif. Semoga anak muda Subang semakin berperan aktif, dan pemerintah akan terus mendukung kreativitas mereka,” kata Kang Rey.
Pasanggiri Mojang Jajaka tahun 2025 diikuti oleh 30 peserta (15 pasang) yang merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Subang. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar tingkat SMA hingga mahasiswa, dan telah melalui proses seleksi panjang sejak Juli 2025.
Para finalis Moka beradu untuk memamparkan program yang disajikan hingga terpilih masuk ke babak 6 besar. Lalu memasuki sesi tanya jawab yang diberikan oleh dewan juri.
Ketua Paguyuban Mojang Jajaka Subang, Didin Nugraha, S.An, dalam laporannya menekankan bahwa penilaian tidak semata-mata pada penampilan fisik, melainkan juga kecerdasan, akhlak, wawasan budaya, serta kemampuan menjadi duta budaya dan penggerak pariwisata serta ekonomi kreatif.
Para finalis dituntut mampu mewujudkan nilai-nilai Luhung Elmuna, Rancage Gawena, Jembar Budayana, dan Pengkuh Agamana.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Subang, Nenden Setiawati, menjelaskan bahwa rangkaian Pasanggiri Mojang Jajaka 2025 berlangsung selama tiga bulan, mulai dari tahap seleksi hingga malam Grand Final.
“Para juara nantinya dapat menjadi andalan Subang untuk berlaga di tingkat Provinsi Jawa Barat,” harapnya.(*)
