Ratusan Siswa di Lembang Keracunan Program MBG Kades Cibodas Langsung Turun Tangan

Aula desa Cibodas yang difungsikan sebagai tempat tambahan menangani pasien keracunan MBG

Bandung Barat, tiradar.id — Kasus dugaan keracunan massal kembali terjadi di Kabupaten Bandung Barat. Kali ini, insiden menimpa ratusan siswa di Desa Cibodas dan Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang, setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sedikitnya 153 siswa dilaporkan mengalami gejala keracunan, seperti mual, pusing, dan muntah, usai menyantap makanan dari program tersebut. Aparat setempat, termasuk Kepala Desa Cibodas Dindin Sukaya, pihak kepolisian, serta petugas Puskesmas segera bergerak cepat menangani para korban.

“Kami fokus pada penanganan korban terlebih dahulu. Aula desa kami jadikan tempat perawatan sementara, dan tiga ambulans desa kami siagakan untuk membawa siswa ke Puskesmas dan RSUD,” ujar Dindin di lokasi kejadian, Rabu (29/10/2025).

Dindin menambahkan, penyebab pasti keracunan masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari pihak berwenang. “Kami menganggap ini musibah. Yang terpenting sekarang, korban bisa segera tertolong dan mendapatkan perawatan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dapur MBG Sigit Meidyatama, dari Yayasan Anugerah Perkasa, membenarkan bahwa ada 153 siswa dari empat sekolah yang terpapar dari total 13 sekolah yang menerima distribusi makanan.

Kades Cibodas Kec. Lembang

“Saya sudah menghentikan sementara operasional dapur sambil menunggu hasil uji laboratorium. Sejak program ini berjalan Agustus lalu, baru kali ini terjadi kasus seperti ini. Semua SOP selama ini kami jalankan sesuai aturan,” jelas Sigit.

Dinas Kesehatan KBB Dr. lia N Sukandar M.Kes sebagai Plt. Kepala Dinas meninjau langsung Dapur MBG yang berada di kampung Cibeunying Desa Cibodas. Lia meninjau dan memeriksa keberadaan dapur MBG tersebut sekaligus turut menangani hal-hal yang diperlukan dalam penanganan kasus keracunan tersebut.

Harapannya adalah semoga kasus keracunan ini bisa langsung ditangani hingga pasien sembuh serta akan diteliti sebab terjadinya kasus keracunan tersebut agar tidak terjadiagi di waktu mendatang.

Kasus ini menambah daftar panjang insiden keracunan yang terkait dengan program MBG di Bandung Barat dalam beberapa bulan terakhir, yang kini mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Penulis : Yuki Ishak