Subang, tiradar.id– Menyikapi banyaknya siswa yang keracunan setelahmenyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Subang, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita, Kamis (25/9/2025) menegaskan, Pemerintah Kabupaten Subang akan memperketat pengawasan pelaksanaan program MBG.
Menurut Rey, seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Subang wajib tersertifikasi Laik Hygiene Sanitasi (LSHS). Saat ini, dari 44 SPPG yang ada, baru tiga yang telah memiliki sertifikat LSHS.
“Kita sedang dalami dan menindaklanjuti lebih lanjut. Saya harap semua segera tersertifikasi sehingga kejadian serupa bisa diminimalisir,” ujarnya.
Rey menjelaskan, pelaksanaan MBG di daerah merupakan program dari Pemerintah Pusat. Meski begitu, ia menegaskan bahwa Pemkab Subang akan tetap mengawasi secara ketat agar pelaksanaan di lapangan aman bagi anak-anak.
“MBG ini memang program pusat, daerah hanya menerima. Tetapi, kami tetap akan mengontrol dan mengawasi agar keinginan kita bersama dan Arahan Pak Presiden bisa berjalan dengan baik, serta jangan sampai kasus serupa terjadi di Subang,” tegasnya.****
Penulis: Boby Ramadhan


