11 Desa Diberi Anugerah Pajak

 

Subang, tiradar.id- Sebanyak 11 desa menerima penghargaan Anugerah Pajak Daerah Tahun 2025 di Ballroom Sawala Ageung, Laska Hotel Subang, Rabu (3/12/2025).

Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menyerahkan kendaraan dinas roda dua kepada desa-desa yang mencapai status “Lunas PBB-P2 tahun 2025”.

Acara tersebut, menjadi ruang apresiasi bagi desa, kelurahan, perusahaan, dan mitra PPAT yang menunjukkan kinerja terbaik dalam pemenuhan kewajiban perpajakan.

Desa- desa yang menerima penghargaan yakni, Desa Darmaga Kecamatan Cisalak; Desa Mayangan Kecamatan Legonkulon; Desa Mayang Kecamatan Cisalak; Desa Cimenteng Kecamatan Cijambe; Desa Kasomalang Kulon Kecamatan Kasomalang; Desa Pasanggrahan Kecamatan Kasomalang; Desa Panyingkiran Kecamatan Purwadadi; Desa Kosar Kecamatan Cipeundeuy; ⁠Desa Bojongloa Kecamatan Kasomalang; Desa Pringkasap Kecamatan Pabuaran dan Desa Sawangan Kecamatan Cipeundeuy.

Usai pemberian penghargaan, Rey menegaskan, pajak adalah tulang punggung pembangunan Subang, terutama pada kondisi fiskal tahun 2025.

“Pajak adalah tulang punggung pembangunan Kabupaten Subang sesuai amanat UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah,” ucapnya.

Rey menyampaikan selamat kepada para penerima penghargaan, termasuk 11 desa dari 7 kecamatan yang mencapai pelunasan PBB-P2 tercepat, dengan sembilan desa lunas 100 persen.

Bupati Subang memberikan gambaran tentang situasi fiskal daerah yang tengah menghadapi pengurangan dana transfer pusat.

“361 miliar TKD dipotong, dan pajak menjadi tumpuan Kabupaten Subang,” ucapnya.

Dia menjelaskan pemotongan tersebut bahkan lebih berat dari masa pandemi, tetapi, Pemkab Subang tetap menjaga tiga sektor prioritas agar tidak terganggu, kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur jalan.

Lain dari itu, Rey menguraikan target pembangunan jalan tahun 2025 mencapai 92 kilometer dengan nilai sekitar Rp230 milyar.

“92 kilometer jalan itu uangnya dari mana? Mungkin sekarang sudah terasa, uangnya dari pajak bapak Ibu semuanya,” jelasnya.

Selain jalan, Rey juga menyampaikan pembangunan ruang kelas dengan kerusakan berat senilai Rp35 milyar, serta berbagai peningkatan layanan kesehatan, sangat bergantung pada kontribusi pajak masyarakat.

Bupati Subang juga menggarisbawahi pentingnya kinerja pemungutan PBB-P2 di tingkat kecamatan dan desa.

“Wayahna, karena kondisi pemotongan TKD dari pusat, tulang punggung kita adalah Bapenda dan para camat,” tegasnya.****