Bandung, tiradar.id – Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Barat kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendorong investasi daerah. Selasa, 17 Juni 2025, BI memfasilitasi pertemuan tingkat tinggi antara Perumda Tirta Rangga Subang (TRS) dan calon investor asal Dubai, Anaab Pte. Ltd.
Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Direktur Anaab, Khalid Ali Shadid, serta jajaran pimpinan Perumda TRS dan sejumlah perwakilan instansi strategis seperti Dinas PUPR, DPMPTSP Jawa Barat, dan PDAM Tirta Gemah Ripah. Deputi Kepala BI Jawa Barat, Muslimin Anwar, memimpin langsung jalannya diskusi.
Kerjasama keduanya bukan hal baru. Sebelumnya, Anaab dan TRS sudah menandatangani nota kesepahaman dalam ajang West Java Investment Summit (WJIS) 2024. Anaab tertarik menanamkan modal di proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Subang.
Tak hanya itu, Anaab juga menawarkan skema investasi lebih luas untuk proyek regional SPAM Sinumbra dan Jati Gede, mencakup wilayah Bandung Raya dan sekitarnya.
Pertemuan difokuskan pada pendalaman kerangka kerjasama, skema pendanaan, serta penyelesaian hambatan teknis dan finansial. Direktur Utama TRS, Lukman Nurhakim, menyampaikan bahwa kerjasama saat ini telah memasuki tahap pra-feasibility study (pra-FS).
“Jika hasil studi layak, proyek akan lanjut ke tahap lelang. Anaab menjadi pemrakarsa dengan skema unsolicited, sehingga tidak membebani APBD,” ujar Lukman.
Anaab rencananya akan membangun infrastruktur SPAM yang juga mendukung kawasan Patimban dan industri sekitar, termasuk kebutuhan domestik masyarakat.
Lukman berharap proses ini berjalan sesuai regulasi dan menjadi langkah besar dalam memperluas akses air bersih di Jawa Barat. “Dengan dukungan investor, kami bisa menjangkau layanan industri dan masyarakat lebih luas,” pungkasnya.


