Subang, tiradar.id– Sebagian pelanggan Perumda Tirta Rangga Subang (TRS) Cabang Subang mengalami gangguan kualitas air bersih dalam beberapa bulan terakhir. Dari total lebih dari 10 ribu pelanggan di wilayah Subang Kota, sekitar 10 persen terdampak gangguan tersebut.
Direktur Utama Perumda TRS, Lukman Nurhakim Selasa (19/5/2025) mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai langkah strategis untuk mengatasi permasalahan ini.
“Di antaranya pemasangan aksesori perpipaan untuk mempercepat pengurasan jaringan, penambahan pasir filter sebagai upaya sementara agar air tetap jernih, serta wash out rutin atau pengurasan jaringan untuk menjaga kualitas air,” ujar Lukman.
Lukman menekankan, Perumda TRS berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat Subang. Namun, solusi jangka panjang membutuhkan langkah yang lebih mendasar.
“Tapi solusi permanennya memang pembangunan Water Treatment Plant (WTP) di Cibulakan. Karena kondisi air baku dari mata air, kekeruhannya sudah di atas 25 NTU. Sudah tidak bisa teratasi maksimal dengan teknologi filter vessel,” jelasnya.
Dalam upaya menjaga kepercayaan publik, tambah Lukman, Perumda TRS aktif melakukan audiensi langsung dengan masyarakat. Salah satunya dilakukan bersama warga Perumahan Sidodadi, Subang.
“Kami tidak tinggal diam. Kami hadir langsung ke masyarakat untuk mendengar dan menjelaskan secara terbuka. Ini bagian dari upaya kami menjaga kepercayaan publik,” tambah Lukman.
Perumda TRS berharap, dukungan dari seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, agar rencana pembangunan WTP di Cibulakan dapat segera direalisasikan dan menjadi solusi jangka panjang dalam penyediaan air bersih yang layak bagi masyarakat Subang. (****)
