Bisnis  

Presiden Prabowo Intens Pantau Harga Pangan kepada Mentan

Presiden Prabowo Subianto bicara soal kekalahan Timnas Indonesia atas Australia. (Foto: Presiden Prabowo. (Tangkapan Layar Youtube Setpres)

Jakarta, tiradar.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga pangan nasional, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Dalam sebuah wawancara khusus dengan tujuh jurnalis dari tujuh media massa nasional di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (6/4), Prabowo mengungkapkan bahwa ia rutin berkomunikasi dengan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, hampir setiap malam.

“Hampir tiap malam saya telepon Menteri Pertanian. Saya tanya, bagaimana harga daging hari ini? Gabah kering panen berapa?” ujar Presiden Prabowo sebagaimana dikutip dari keterangan Tim Media Presiden di Jakarta, Selasa.

Presiden menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai pilar utama keamanan nasional, merujuk pada pengalaman krisis pangan yang pernah melanda Indonesia pada dekade 1960-an. Ia menyebutkan bahwa perhatian khusus terhadap sektor pangan sangat krusial, apalagi dalam momentum bulan Ramadhan dan menjelang hari raya.

“Alhamdulillah, ini lebaran pertama saya sebagai presiden, dan harga-harga tetap aman. Saya sangat merasa bahagia,” ucapnya dengan penuh syukur.

Dalam refleksinya terhadap 150 hari pertama masa kerjanya sebagai presiden, Prabowo juga menyampaikan rasa bangganya atas capaian-capaian yang telah diraih oleh pemerintahannya.

“Saya sendiri kaget dengan pencapaian kita sejauh ini. Ini semua adalah hasil kerja keras tim saya. Saya merasakan ada semangat dari para menteri yang saya pilih untuk bekerja dan berprestasi. Mereka saling melengkapi,” pungkasnya.

Presiden Prabowo pun menyiratkan optimismenya bahwa Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan global, termasuk potensi dampak dari kebijakan tarif impor negara lain seperti Amerika Serikat.

Dengan pendekatan kepemimpinan yang proaktif dan kolaboratif, Prabowo berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan yang berfokus pada ketahanan pangan, kesejahteraan rakyat, serta stabilitas ekonomi nasional.