Bisnis  

Presiden Prabowo Optimistis Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Tercapai

Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan saat sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (23/10/2024). Presiden Prabowo Subianto menggelar sidang kabinet paripurna perdana yang dihadiri jajaran Kabinet Merah Putih. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww/pri.

Jakarta, tiradar.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyatakan keyakinannya bahwa target pertumbuhan ekonomi nasional dapat tercapai, bahkan melebihi angka 8 persen. Hal ini disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Konsolidasi Persatuan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Jakarta pada Kamis petang.

“Semakin saya mempelajari keadaan perekonomian kita, saya semakin merasa percaya diri, saya merasa optimis, saya percaya, saya yakin, kita akan mencapai, bahkan mungkin melebihi 8 persen pertumbuhan,” ujar Presiden Prabowo.

Pernyataan tersebut dilontarkan meskipun dirinya baru menginjak bulan ketiga sebagai Presiden ke-8 Republik Indonesia. Presiden mengungkapkan bahwa optimismenya berasal dari pemahaman mendalam tentang kondisi ekonomi nasional dan strategi pemerintah yang dirancang secara matang.

Tantangan dan Kritik

Presiden Prabowo tidak menampik adanya keraguan dari berbagai pihak terhadap target ambisius tersebut. Ia menyebut bahwa sebagian kalangan menilai target tersebut sulit dicapai dalam periode lima tahun pemerintahannya hingga 2029.

“Mungkin banyak yang nyinyir. Ini salah satu kelemahan elite Indonesia adalah tidak percaya diri, suka melihat kawan susah, susah melihat kawan senang. Ini sifat kita. Saya mengoreksi diri mungkin terlalu lama kita dijajah jadi kita merasa rendah diri,” kata Presiden.

Namun, ia menegaskan bahwa keyakinannya tetap kuat berkat dukungan dari jajaran menteri di Kabinet Merah Putih. Presiden bahkan menyebut bahwa masyarakat akan melihat berbagai terobosan besar dalam waktu dekat.

“Setelah saya masuk, dibantu oleh menteri-menteri saya, saya positif, kita akan bikin kejutan-kejutan besar di minggu-minggu dan bulan-bulan yang akan datang,” tambahnya.

Efisiensi sebagai Kunci

Untuk mewujudkan target tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya pengelolaan ekonomi yang efisien, berbasis logika, dan perhitungan akurat. Ia mengingatkan bahwa praktik pemborosan dan ketidakefisienan harus dihentikan agar pemerintah dapat berfungsi secara optimal.

“Tidak mungkin ada organisasi yang survive kalau pengeluaran lebih besar dari pemasukan. Karena itu, saya bertekad memimpin suatu pemerintahan yang efisien,” ujar Presiden dengan tegas.

Komitmen Presiden untuk menciptakan pemerintahan yang efisien ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Selain itu, sinergi antara pemerintah dan sektor swasta melalui wadah seperti Kadin juga diharapkan dapat mempercepat realisasi target pertumbuhan ekonomi.

Dengan optimisme dan langkah-langkah strategis yang telah direncanakan, Presiden Prabowo menunjukkan tekadnya untuk membawa Indonesia menuju pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri bangsa di kancah global.