Jasa Marga Sebut Puncak Arus Mudik 9 April 2024

Foto udara sejumlah kendaraan antre melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (28/4/2022). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Jakarta, tiradar.id – PT Jasa Marga (Persero) merilis proyeksi arus mudik dan balik Lebaran tahun 2024. Menurut mereka, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 6 April 2024 atau H-4 Idul Fitri dengan jumlah kendaraan sekitar 259 ribu unit.

Fitri Wiyanti, Direktur Operasi Jasa Marga, menjelaskan bahwa jumlah ini adalah kendaraan yang keluar dari wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) melalui empat gerbang tol, yaitu Ciawi, Cikupa, Kaliber Utama, dan Cikampek Utama seperti yang dikutip dari laman ANTARANewx.com, Kamis (28/3/2024).

Total volume kendaraan yang diperkirakan akan keluar dari Jabotabek selama periode H-7 sampai H+2 adalah sebanyak 1,86 juta kendaraan, mengalami kenaikan sebesar 5,94 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Fitri menambahkan bahwa puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 14 April 2024 atau H+4 Idul Fitri. Volume kendaraan yang masuk melalui gerbang tol yang sama diperkirakan mencapai 300.722 kendaraan.

Dia juga menyebutkan bahwa terjadi peningkatan signifikan dalam arus balik pada hari terakhir cuti bersama, yaitu 15 April 2024, yang naik sebesar 13,2 persen atau 131 persen dibandingkan dengan kondisi normal.

Lokasi kritis yang perlu diwaspadai adalah kilometer 66 ruas tol Jakarta-Cikampek untuk arus keluar Jakarta. Jumlah kendaraan yang diprediksi melalui titik tersebut adalah 1,86 juta kendaraan, naik 6,41 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Jasa Marga juga memperkirakan total volume arus balik yang masuk ke Jakarta mencapai 1 juta kendaraan, naik 4,4 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya atau 117 persen dibandingkan dengan kondisi normal.

Dalam mengantisipasi kemacetan dan meningkatkan kelancaran arus lalu lintas, Jasa Marga telah merencanakan beberapa langkah. Mereka akan memasang 159 unit radar traffic counting di Jabotabek dan Trans Jawa, serta meningkatkan jumlah rest area. Langkah ini bertujuan untuk mendukung kepolisian dan Dinas Perhubungan dalam pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat terkait rekayasa lalu lintas.

Selain itu, Jasa Marga juga akan menempatkan line control signal di ruas tol Jakarta-Cikampek di empat titik untuk pengaturan contra flow. Hal ini akan membantu optimalisasi lajur contra flow terutama dari gerbang tol Cikatama. CCTV juga akan dipasang di arteri sebanyak tiga unit untuk memudahkan pengambilan keputusan oleh Korlantas.

Jasa Marga juga telah meluncurkan aplikasi Travoy beberapa tahun terakhir untuk memudahkan perjalanan mudik dan balik. Tahun ini, aplikasi tersebut ditingkatkan dengan penambahan fitur yang dapat menentukan rute dan tarif untuk tujuan tertentu, serta memberikan informasi mengenai kondisi kemacetan di jalan.

Dengan langkah-langkah antisipatif dan peningkatan teknologi seperti ini, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran tahun 2024 dapat berlangsung dengan lebih lancar dan aman bagi semua pengguna jalan.