Subang, tiradar.id – Anggota DPRD Fraksi PKB Subang, A. Fauzi Ridwan, meminta pemerintah untuk lebih fokus dalam mendorong kinerja komite vokasi daerah guna menyelaraskan dunia pendidikan dengan dunia usaha dan industri (DUDI). Hal ini disampaikan dalam kesempatan reses di Subang, Senin (24/2/2025).
Menurut Fauzi, banyak aspirasi masyarakat yang menginginkan adanya lowongan pekerjaan yang dapat memberdayakan warga setempat.
Untuk itu, ia menekankan pentingnya peran komite vokasi daerah dalam menciptakan keterkaitan yang lebih erat antara pendidikan dan kebutuhan industri.
Selain itu, Fauzi juga mendorong diperbanyak pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Subang.
“BLK nya dibangun tiap zona. Dan disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja,” tambah politisi asal Desa Rancabango, Kecamatan Patokbeusi itu.
Ia menilai, perubahan ekonomi Subang yang sebelumnya identik dengan sektor pertanian kini mulai beralih ke sektor industri, sehingga diperlukan tenaga kerja yang terampil dan siap bersaing.
“Kita harus menyiapkan SDM yang mampu beradaptasi dengan perubahan ini. BLK akan menjadi salah satu solusi untuk mencetak tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai dengan kebutuhan industri,” ujar Fauzi.
Lebih lanjut, Fauzi menyoroti potensi besar industrialisasi di Subang yang semakin berkembang dengan kehadiran Pelabuhan Patimban.
Pelabuhan ini menjadi gerbang utama dalam mendukung ekspor dan impor, sehingga menarik lebih banyak investasi dan perusahaan manufaktur ke wilayah tersebut.
Menurutnya, keberadaan Pelabuhan Patimban harus diimbangi dengan kesiapan tenaga kerja lokal agar masyarakat Subang dapat merasakan manfaat langsung dari perkembangan ekonomi ini.
“Dengan adanya Pelabuhan Patimban, Subang berpotensi menjadi pusat industri baru yang berkembang pesat. Namun, hal ini harus didukung dengan SDM yang kompeten agar masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton dalam perubahan besar ini,” tambah mantan jurnalis ini.
Ia berharap pemerintah daerah dapat segera merealisasikan pembangunan BLK dan memperkuat komite vokasi daerah agar masyarakat Subang dapat lebih siap menghadapi dinamika ekonomi yang terus berkembang.
“Dengan langkah ini, diharapkan warga Subang dapat lebih berdaya saing dan memiliki peran aktif dalam pertumbuhan ekonomi daerah mereka,” pungkasnya.****
