Jakarta, tiradar.id – Kehamilan adalah momen yang istimewa bagi setiap perempuan, namun bagi yang menghadapi kondisi medis tertentu, seperti preeklamsia atau diabetes gestasional, perjalanan menuju persalinan bisa menjadi lebih rumit.
Dalam situasi ini, melahirkan di air, atau yang dikenal sebagai waterbirth, muncul sebagai opsi yang menarik tetapi memerlukan evaluasi mendalam.
Menurut laporan dari Hindustan Times, Ginekolog Senior dan Ahli Obstetri, Dr. Aruna Kalra, menjelaskan bahwa kehamilan berisiko tinggi meliputi berbagai kondisi seperti preeklamsia, diabetes gestasional, kehamilan ganda, atau kondisi medis pr-existing seperti hipertensi atau penyakit jantung.
Untuk kehamilan semacam ini, pemantauan ketat dan perawatan khusus diperlukan sepanjang proses kehamilan, persalinan, dan pasca persalinan.
Terkait dengan waterbirth, keputusan untuk melahirkan di air harus dibuat secara hati-hati. Konsultasi dengan dokter kandungan yang memiliki spesialisasi dalam perawatan kehamilan berisiko tinggi sangat disarankan.
Mereka dapat mengevaluasi kondisi kesehatan secara spesifik dan membahas kemungkinan waterbirth.
Penting untuk diingat bahwa setiap keputusan harus didasarkan pada situasi individual. Tingkat keparahan dan stabilitas kondisi kesehatan ibu dan bayi akan menjadi faktor penentu. Dalam beberapa kasus, ketika pemantauan ketat diperlukan, waterbirth mungkin tidak menjadi pilihan teraman.
Dr. Aruna menegaskan bahwa keamanan ibu dan bayi selalu menjadi prioritas utama. Meskipun waterbirth dianggap memiliki kualitas alami dan menenangkan, namun tidak selalu menjadi opsi teraman untuk kehamilan berisiko tinggi.
Keputusan untuk melahirkan di air harus dilihat secara individual, dengan mempertimbangkan semua faktor yang terlibat.
Dalam diskusi dengan penyedia layanan kesehatan mereka, ibu hamil dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk membuat keputusan terbaik untuk kesehatan mereka dan bayi yang akan dilahirkan. Keterlibatan dalam proses pengambilan keputusan akan membantu memastikan kedatangan anak yang berharga dengan selamat.
Dengan demikian, meskipun waterbirth menawarkan pengalaman yang unik dan menenangkan bagi beberapa ibu hamil, untuk kehamilan berisiko tinggi, keputusan untuk melahirkan di air harus dipertimbangkan dengan cermat, dengan fokus utama pada keselamatan ibu dan bayi.


