Jakarta, tiradar.id – Tidur yang cukup dan berkualitas memang sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun, sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa bukan hanya durasi tidur yang perlu diperhatikan, tetapi juga keteraturan waktu tidur yang dapat memengaruhi kesehatan jantung.
Penelitian yang melibatkan lebih dari 72.000 orang dewasa dari studi Biobank Inggris ini mengungkapkan bahwa tidur yang teratur, dengan waktu bangun dan tidur yang konsisten, lebih bermanfaat bagi kesehatan dibandingkan dengan tidur yang cukup namun tidak teratur.
Penulis senior Jean-Philippe Chaput mengungkapkan, “Kita harus berusaha untuk bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap malam dan pagi, bahkan di akhir pekan. Variasi waktu tidur yang lebih dari satu jam dapat berdampak negatif pada kesehatan.”
Para peserta penelitian mengenakan perangkat aktivitas yang memungkinkan tim peneliti untuk menghitung skor indeks keteraturan tidur (SRI) mereka. Skor SRI ini mengukur sejauh mana pola tidur seseorang teratur, dengan skor 0 berarti sangat tidak teratur, dan skor 100 menunjukkan pola tidur yang sangat teratur.
Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa keteraturan tidur dapat memainkan peran yang lebih penting daripada durasi tidur yang cukup dalam mengurangi risiko gangguan kesehatan, terutama masalah kardiovaskular.
Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa meskipun tidur lebih lama pada akhir pekan untuk mengejar ketertinggalan tidur selama seminggu mungkin terasa menggoda, tidur lebih awal dan tetap bangun pada waktu yang sama lebih disarankan. Ini menunjukkan bahwa konsistensi waktu tidur dan bangun, bukan hanya durasi tidur, berperan besar dalam menjaga kesehatan tubuh.
Dengan demikian, menjaga keteraturan waktu tidur merupakan salah satu kunci untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan masalah kesehatan lainnya. Jadi, penting untuk membiasakan diri tidur dan bangun pada waktu yang konsisten setiap hari demi kualitas hidup yang lebih baik.


