Ragam  

Perankan Glenn Fredly, Marthino Lio Ungkap Kekuatan Karakter Sang Musisi

Jakarta, tiradar.id – Aktor Marthino Lio, yang memerankan peran mendiang musisi Glenn Fredly dalam film “Glenn Fredly The Movie,” mengungkapkan betapa kuatnya karakter sang penyanyi dan dedikasinya terhadap seni.

Dalam peluncuran poster dan pemutaran teaser film di Epicentrum XXI Jakarta, Lio memberikan wawasan tentang proses pengembangan karakter dan pengalaman dalam produksi film ini.

Menurut Lio, salah satu hal yang mencolok dari Glenn Fredly adalah ketidakterbiasaannya untuk mengeluh. Dalam wawancara dengan orang-orang yang mengenal Glenn, Lio tidak pernah menemukan keluhan dari penyanyi tersebut, bahkan dalam situasi sulit atau patah hati. Hal ini mencerminkan kekuatan batin yang luar biasa, yang kemudian tercermin dalam karya-karya musiknya yang menginspirasi.

“Setiap syuting kan saya selalu wawancarai orang-orang yang kenal Bung, dan dari situ nggak pernah sekali pun saya menemukan Bung Glenn mengeluh. Dia nggak pernah curhat (mencurahkan hati), misalnya kalau patah hati,” ujar Lio.

Lio menambahkan bahwa untuk memerankan karakter sekuat Glenn Fredly, diperlukan kekuatan besar untuk menahan segala hal, menyimpannya sendiri, dan kemudian menuangkannya ke dalam karya seni, seperti lagu-lagu yang dihasilkan oleh Glenn Fredly.

Dalam proses pengembangan karakter, Lio mendapatkan fasilitasi dari tim produksi untuk berbicara dengan orang-orang yang mengenal Glenn Fredly. Ini mencakup pertemuan dengan personel Bakucakar, Rio Febrian, dan banyak lagi yang dianggap penting untuk memahami sosok Glenn Fredly secara mendalam. Lio juga memberikan pujian untuk Lukman Sardi yang menjadi sutradara dalam produksi ini.

“Kami difasilitasi untuk ketemu sama siapa pun yang kami minta dan dirasa harus diwawancarai. Mas Lukman (Sardi) punya tangan dingin karena mungkin dia aktor legenda hidup. Dia tahu apa yang mau dia bikin. Kalau kami punya saran, dia akan mengukur-ukur. Proses syuting enak banget, asli,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Lio menyatakan bahwa produksi film ini berjalan lancar tanpa banyak kendala, termasuk dalam proses pendalaman pengenalan antarpemain. Ia juga merasakan keberkahan dalam seluruh produksi film ini.

“Semua berjalan tanpa kendala karena produksi ini berasa sekali diberkati,” terang Lio.

Namun, Lio juga mengakui adanya perbedaan mendasar antara dirinya dan sosok Glenn Fredly terkait penggunaan dialek bahasa Ambon. Untuk memerankan karakter ini dengan baik, Lio mendapatkan pendampingan pelatihan untuk menguasai dialek Ambon yang tidak familiar baginya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau dialek memang ada coach karena Bung kan orang Ambon yang lahir dan besar di Jakarta namun dia tidak lupa akan akarnya yaitu Maluku. Hal itu bertolak belakang dengan saya sendiri. Jadi, kalau ada orang ngobrol dalam Bahasa Ambon itu terdengar asing sekali. (Saya) ngerti tapi agak sedikit ‘hah hah, apa artinya itu?’ Ada coach dan saya banyak diskusi dengan Mas Lukman (Sardi),” jelasnya.

“Glenn Fredly The Movie,” yang disutradarai oleh Lukman Sardi, merupakan karya yang dihasilkan oleh Time International Films dan diproduksi oleh DAMN! I Love Indonesia Pictures bekerja sama dengan Adhya Pictures.

Film ini menampilkan Marthino Lio sebagai Glenn Fredly, Zulfa Maharani sebagai Mutia Ayu, Sonia Anissa sebagai Dewi, Alyssa Abidin sebagai Nola, Bucek sebagai Henkie (ayah Glenn), dan Ruth Sahanaya sebagai Linda (ibu Glenn). Film ini diharapkan menjadi penghormatan yang layak untuk mengenang sosok inspiratif, Glenn Fredly.

Sumber: ANTARA