Sastra  

Siswi Ciasem Juara Baca Sajak Bahasa Sunda

Zahira Ratu Adeline siswi asal Ciasem saat Membacakan sajak bahasa Sunda di lomba baca sajak bahasa Sunda yang digelar Jagad Subang Siliwangi, Sabtu (3/5/2025).

Subang, tiradar.id- Zahira Ratu Adeline atau disapa Zahira, siswi kelas 4 sekolah dasar di SDN Margamulya 1 Ciasem ini, tidak memperlihatkan kecanggungannya saat membacakan sajak berbahasa Sunda. Bahkan, karena mampu meyakinkan dewan juri, hingga Zahira meraih juara ke 2 di lomba baca sajak bahasa sunda yang dilaksanakan oleh Jagad Subang Siliwangi di Kelurahan Karanganyar, Subang, Sabtu (3/5/2025).

Menurut guru pendamping, yang juga wali kelasnya, Abdul Karim dalam keseharian, putri pasangan Cahyudin dan Euis Yulianti bercengkerama dengan kawan-kawannya dalam bahasa Sunda Ciasem, yakni dialeg bahasa Sunda, yang intonasi pengucapannya keras, kalau didengarkan seperti mendengar orang bertengkar.

“Alhamdulillah, Zahira mampu memberikan prestasi terbaik,” ujar pria yang akrab disapa Abah Karim oleh para muridnya ini.

Zahira, Siswi kelahiran Subang, pada 8 Februari 2015 ini, mampu meraih posisi ke dua, bukan hal yang mudah, karena para pesaingnya adalah mereka yang berada di wilayah Subang tengah, yang dalam kesehariannya, berdialek bahasa Sunda.

“Memang masih banyak kekurangan, tapi dengan bakatnya, kedepan, anak ini akan semakin baik lagi,” ujar Abah Karim.

Ya, saat ini, Zahira masih duduk dibangku kelas 4 sekolah dasar, jika melihat penampilannya saat membacakan sajak bahasa sunda, kita tidak akan tahu, jika dalam keseharian Zahira, menggunakan dialeg Sunda Ciasem, terkadang lebih banyak mengunakan bahasa Indonesia berlogat Sunda kasar

“Ini luar biasa, ada dari Ciasem yang bisa menjadi juara di lomba baca puisi bahasa Sunda,” ujar Ketua DPP Jagad Subang Siliwangi, Raka AB.

Bagi warga Kampung baru Margamulya Rt 07/ Rw 03 Desa Ciasem Girang, Kecamatan Ciasem, prestasi yang sudah diukir oleh Zahira, bisa jadi merupakan kebanggan tersendiri. Berprestasi di level kabupaten bukan hal yang mudah.

“Jangankan warga Ciasem, Saya saja bangga terhadap prestasinya. Kami akan terus menggelar baca sajak bahasa Sunda ini, agar seluruh stakeholder memiliki kepedulian terhadap hazanah yang ada di Kabupaten Subang,” ujar Raka.****