Kemkomdigi dan BSSN Perkuat Keamanan Siber PDN Cikarang

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria. (ANTARA/Livia Kristianti)

Jakarta, tiradar.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk melakukan penilaian instrumen guna memastikan sistem keamanan siber Pusat Data Nasional (PDN) di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, telah memenuhi standar yang ditetapkan.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, dalam keterangannya di Jakarta pada Selasa (24/2), menyatakan bahwa pihaknya telah meminta bantuan BSSN untuk melakukan tinjauan terhadap instrumen-instrumen keamanan siber PDN. Langkah ini bertujuan agar PDN Cikarang dapat memenuhi standar perlindungan terhadap ancaman dan serangan siber.

Kemkomdigi saat ini masih dalam tahap pemeriksaan ulang terhadap instrumen-instrumen PDN Cikarang guna memastikan semua sistem berfungsi dengan optimal dalam mendukung digitalisasi penyelenggaraan pemerintahan. BSSN turut berperan dalam menguji instrumen pengamanan guna memastikan keandalan sistem keamanan PDN dalam menghadapi potensi ancaman siber.

“Jadi, begitu sudah memenuhi standar keamanan BSSN, barulah PDN Cikarang bisa mulai beroperasi,” ujar Nezar. Ia juga menambahkan bahwa PDN Cikarang dijadwalkan mulai beroperasi pada Maret 2025.

Dalam rapat pimpinan Kemkomdigi pada Senin (24/2), Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid memberikan arahan kepada Direktorat Jenderal Teknologi Pemerintah Digital yang dipimpin oleh Mira Tayyiba untuk mempercepat transformasi digital di sektor pemerintahan. Salah satu langkah yang ditekankan adalah mempersiapkan pengoperasian PDN Cikarang sebagai tulang punggung digitalisasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Meutya juga menegaskan pentingnya kelancaran proses migrasi data dari kementerian dan lembaga pemerintah ke PDN Cikarang. Dengan demikian, sistem pemerintahan berbasis digital dapat berjalan lebih efisien dan aman sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.