Wisata  

Dari Ciater Sampai Pantai, Subang Serius Bikin Wisata yang Bikin Betah dan Lestari

Subang, tiradar.id – Ada yang seru di Subang, tapi bukan soal kuliner atau pemandian air panasnya—meskipun keduanya tetap menggoda iman wisatawan. Kali ini, giliran dunia pariwisata Subang yang bikin ramai, dengan kabar menggembirakan dari Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Subang.

Dalam sebuah rapat koordinasi dan silaturahmi (yang katanya santai tapi serius), Kepala Disparpora Subang, Nenden Setyawati, tampil sebagai sosok yang cool tapi tetap peduli lingkungan. Bertempat di kawasan yang dikelilingi udara segar dan suara burung-burung merdu—ya, Ciater dong—Nenden menegaskan bahwa Pemkab Subang punya komitmen setinggi Gunung Tangkuban Parahu untuk memajukan pariwisata, tanpa bikin alam merana.

“Kita ingin ada balance—biar keren dikit ngomongnya—antara alam yang tetap hijau dan wisata yang terus menggeliat,” ujar Nenden, sambil membahas soal pentingnya Pemberdayaan Sadar Wisata dan Sapta Pesona. Iya, itu lho, tujuh mantra sakti yang harus dimiliki destinasi wisata: aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan… penuh kenangan. Eaaa~

Pertemuan ini melibatkan PT Sari Ater, Muspika Kecamatan, dan para kepala desa penyangga—Desa Ciater, Nagrak, dan Palasari—yang kalau disatukan bisa bikin “Segitiga Wisata Subang Selatan”. Bayangkan potensinya!

Tapi tunggu dulu, Subang bukan cuma soal selatan. Nenden juga menyebut dengan bangga kalau wilayah utara dan tengah Subang punya daya tarik tak kalah eksotis. Dari wisata bahari yang bikin kangen laut, wisata sejarah yang penuh cerita masa lalu, hingga wisata buatan yang cocok buat selfie generasi rebahan.

Soal investor? Jangan khawatir. Menurut Nenden, kolaborasi adalah kunci. Subang butuh tangan-tangan kreatif dan kantong-kantong bermodal untuk bikin ekosistem pariwisatanya makin kece. Tapi ya itu tadi—semua tetap harus taat aturan, ramah lingkungan, dan tentunya, bikin warga sekitar ikut senyum lebar.

“Pariwisata itu bukan cuma soal destinasi, tapi juga soal kolaborasi dan partisipasi,” kata Nenden yang sukses bikin suasana rapat jadi adem seperti udara Ciater pagi hari.

Nah, buat kamu yang udah lama nggak ke Subang, siap-siap deh! Wisatanya makin mantap, alamnya tetap hijau, dan yang paling penting, kamu bakal pulang bawa banyak kenangan (dan mungkin juga oleh-oleh).