Subang, tiradar.id – Pertemuan rutin bulanan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Subang kembali digelar dengan nuansa berbeda. Bertempat di Ballroom Rosin (Rosalia Indah) Subang, kegiatan yang berlangsung hangat ini dihadiri sejumlah dinas terkait serta para pelaku usaha di bidang perhotelan dan restoran.
Dalam pertemuan yang berlangsung pada hari ini, PHRI Subang menghadirkan beberapa dinas penting yang memiliki keterkaitan langsung dengan sektor pariwisata. Dinas-dinas tersebut di antaranya adalah Dinas Perizinan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, GM Ddamri, BIJB Kertajati, Manajemen Tol Cipali, Perwakilan GRAB Jabar, serta Dinas Pariwisata Kabupaten Subang.
Ketua PHRI Subang, Hj. Ratna Bambang, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran para anggota, dinas terkait, sponsor, dan donatur yang turut hadir dalam acara tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran semua anggota PHRI Subang, dinas-dinas terkait, serta beberapa sponsor dan donatur. Terutama kepada para sponsor dan donatur yang telah berpartisipasi dalam mensukseskan acara pelantikan PHRI beberapa waktu lalu. Terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujarnya.
Tujuan utama dari kehadiran dinas-dinas terkait dalam pertemuan ini adalah untuk memberikan pemaparan terkait tugas pokok dan fungsi masing-masing, terutama dalam konteks regulasi dan prosedur yang harus ditempuh dalam membangun serta mengembangkan kerjasama usaha untuk meningkatkan pariwisata di Subang. Hal ini dinilai penting, mengingat terdapat beberapa perubahan regulasi dan istilah dalam persyaratan usaha di wilayah tersebut.
Selain para pengurus dan anggota PHRI, pertemuan ini juga dihadiri oleh Ketua Pembina PHRI Subang, Bapak Asep Setia Permana, yang turut memberikan sambutan serta arahan.
“Saya berharap, semoga para pengusaha khususnya di bidang usaha pariwisata dapat memahami seluruh peraturan dan ketentuan pembangunan usaha di Kabupaten Subang. Dengan begitu, pengelolaan usaha menjadi lebih tertib dan tidak melanggar aturan yang berlaku,” tegasnya.
Acara berjalan dengan lancar dan interaktif, diisi dengan pemaparan dari masing-masing dinas yang hadir serta sesi diskusi dan tanya jawab. Melalui forum ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan pelaku usaha pariwisata dalam mewujudkan kemajuan sektor pariwisata di Kabupaten Subang. (uq)