Ragam  

Makan Coklat Bikin Kamu Ngantuk, Ternyata Ini Penyebabnya

Cokelat adalah camilan yang populer di seluruh dunia. Rasanya yang manis dan lezat membuatnya menjadi pilihan favorit sebagai camilan ringan atau hidangan penutup.

Namun, tahukah Anda bahwa makan coklat bisa membuat Anda merasa ngantuk? Ternyata, ada beberapa alasan ilmiah di balik fenomena ini.

Mari kita eksplorasi tiga alasan mengapa makan coklat sering kali berakhir dengan rasa kantuk.

1. ‘Sugar Crash’

Salah satu alasan utama mengapa makan coklat dapat membuat Anda merasa ngantuk adalah karena kandungan gula di dalamnya. Terutama cokelat susu dan cokelat putih mengandung gula yang cukup tinggi. Ketika Anda mengonsumsi gula, kadar gula darah Anda akan melonjak, yang kemudian diikuti oleh peningkatan produksi insulin.

Namun, apa yang terjadi setelah itu adalah apa yang disebut “sugar crash.” Tubuh Anda bereaksi terhadap lonjakan gula dengan cepat menurunkan kadar gula darah Anda secara drastis. Hasilnya, energi yang awalnya melonjak tiba-tiba merosot, dan inilah yang membuat Anda merasa mengantuk.

Beberapa gejala dari sugar crash ini meliputi kelelahan, kelaparan, perubahan suasana hati, gemetar, sakit kepala, pusing, dan kesulitan berkonsentrasi.

Untuk menghindari rasa kantuk setelah makan coklat, Anda bisa mencoba mengimbangi konsumsi gula dengan makanan yang mengandung tinggi protein, seperti kacang-kacangan atau protein bar. Ini dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

2. Tinggi Lemak

Selain gula, cokelat juga mengandung tinggi lemak, terutama cokelat susu. Proses pengolahan cokelat susu yang melibatkan banyak langkah dapat menghasilkan cokelat dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi.

Tubuh memerlukan waktu yang lebih lama untuk mencerna makanan yang kaya lemak, dan inilah yang dapat membuat Anda merasa lesu dan mengantuk setelah mengonsumsi cokelat dalam jumlah besar.

Untuk tetap dapat menikmati cokelat tanpa merasa mengantuk, sebaiknya batasi porsi yang Anda konsumsi. Anda juga bisa memilih jenis cokelat dengan kandungan kakao yang lebih tinggi, seperti cokelat dengan kandungan 70-80 persen kakao. Jenis cokelat ini cenderung memiliki kandungan lemak yang lebih rendah.

3. Tinggi Magnesium

Anda mungkin berpikir bahwa dengan menghindari cokelat susu, Anda akan terhindar dari rasa kantuk. Namun, tahukah Anda bahwa dark chocolate, yang dikenal memiliki kandungan kakao yang tinggi, juga dapat membuat Anda merasa ngantuk? Ini disebabkan oleh tingginya kandungan magnesium dalam dark chocolate.

Sebagai contoh, 1 ons dark chocolate dengan kandungan kakao sekitar 70-80 persen dapat mengandung sekitar 64 mg magnesium. Dalam sebuah penelitian pada tahun 2019, dark chocolate telah terbukti dapat menginduksi tidur karena kandungan magnesiumnya yang tinggi.

Oleh karena itu, jika Anda tidak ingin tertidur pulas, sebaiknya konsumsi dark chocolate dalam jumlah yang moderat, misalnya tidak lebih dari 1 ons.

Selain cokelat, ada juga beberapa makanan lain yang dapat membuat Anda merasa ngantuk. Misalnya, roti yang mengandung karbohidrat dapat memicu lonjakan gula darah yang mirip dengan cokelat susu.

Pisang, yang tinggi kandungan potasium dan magnesiumnya, dapat membuat otot rileks dan menginduksi kantuk. Sementara itu, ceri mengandung melatonin, yang dapat mengirimkan sinyal tidur ke otak Anda. Jadi, lebih baik mengonsumsi ceri setelah makan malam untuk mendapatkan tidur yang berkualitas.

Jadi, jika Anda merasa mengantuk setelah makan cokelat, sekarang Anda tahu bahwa ada beberapa faktor ilmiah yang dapat menjelaskan fenomena ini.

Dengan memahami alasan di baliknya, Anda dapat mengambil tindakan yang sesuai untuk menghindari rasa kantuk setelah menikmati camilan manis ini.