Jakarta, tiradar.id – Udara yang buruk, terutama akibat peningkatan kadar polutan seperti ozon, karbon monoksida, nitrogen oksida, dan debu halus, dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk sakit tenggorokan.
Sensasi nyeri, gatal, dan ketidaknyamanan saat menelan seringkali menjadi dampak dari paparan polusi udara ini. Namun, ada solusi alami yang dapat membantu meredakan gejala sakit tenggorokan tersebut, yaitu dengan mengonsumsi beberapa jenis teh tertentu.
Dikutip dari laman Antaranews, Minggu (19/11/2023) menurut Dietitian Priya Palan, teh kamomil memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi pembengkakan, kemerahan, dan mendukung perbaikan jaringan tenggorokan. Teh kunyit juga dianjurkan karena memiliki sifat anti-inflamasi dan antiseptik, serta dapat merangsang sistem kekebalan tubuh.
Kurkumin dalam kunyit dapat meningkatkan penyembuhan dan mengurangi peradangan.
Teh hijau, dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasi, juga disarankan untuk meredakan sakit tenggorokan. Berkumur dengan teh hijau dapat memberikan manfaat tambahan untuk meredakan gejala. Sementara itu, teh peppermint, kaya akan polifenol, memberikan efek menenangkan, mengurangi peradangan, serta meredakan nyeri dan iritasi.
Kepala Ahli Gizi Klinis di Cloudnine Group of Hospitals, Bengaluru, Abhilasha V, juga memberikan beberapa tips tambahan untuk mengatasi sakit tenggorokan akibat polusi udara:
- Tetap terhidrasi: Menjaga diri agar tetap terhidrasi membantu menjaga kelembaban tenggorokan dan meredakan iritasi yang disebabkan oleh polutan.
- Gunakan alat pembersih udara: Menggunakan alat pembersih udara di rumah dapat membantu menyaring polutan dan meningkatkan kualitas udara dalam ruangan.
- Hindari merokok: Merokok dapat memperparah iritasi tenggorokan yang disebabkan oleh polusi udara. Pertimbangkan untuk mengurangi atau berhenti merokok.
- Berkumur dengan air garam: Berkumur dengan air garam hangat dapat membantu menenangkan tenggorokan dan mengurangi peradangan.
- Gunakan alat pelembab udara: Alat pelembab udara dapat menambah kelembaban udara, mencegah tenggorokan mengering.
- Masker pelindung: Saat tingkat polusi tinggi, menggunakan masker dapat menyaring partikel udara dan melindungi tenggorokan saat berada di luar ruangan.
- Tetap berada di dalam rumah pada hari buruk: Hindari keluar rumah pada hari dengan tingkat polusi udara yang tinggi.
- Hindari alergen: Identifikasi dan minimalisir paparan alergen yang dapat memicu iritasi tenggorokan.
Dengan menerapkan tips-tips ini dan memanfaatkan khasiat teh herbal tertentu, diharapkan dapat membantu meredakan sakit tenggorokan yang disebabkan oleh polusi udara dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.


