Ragam  

Jangan Salah! Overweight dan Obesitas Adalah Dua Hal yang Berbeda

Jakarta, tiradar.id – Overweight dan obesitas seringkali disalahartikan sebagai kondisi yang sama, padahal keduanya memiliki perbedaan yang penting.

Overweight mengacu pada kelebihan berat badan, sementara obesitas adalah kondisi kronis yang ditandai dengan penumpukan lemak dalam tubuh.

Tulisan ini akan membahas perbedaan antara keduanya, penyebabnya, serta ukuran yang digunakan untuk menilai kategori berat badan.

Overweight vs. Obesitas: Apa Bedanya?

Overweight adalah kondisi di mana seseorang memiliki kelebihan berat badan atau berat badan di atas nilai ideal. Di sisi lain, obesitas merupakan kondisi kronis di mana lemak menumpuk dalam tubuh, mengakibatkan kandungan lemak yang tinggi di atas batas normal.

Akibatnya, risiko penyakit yang serius, bahkan mengancam jiwa, dapat meningkat, termasuk gangguan jantung, stroke, diabetes, tekanan darah tinggi, gangguan pembuluh darah, dan beberapa jenis kanker.

Penyebab Overweight dan Obesitas

Penyebab utama overweight dan obesitas adalah ketidakseimbangan antara jumlah kalori yang dikonsumsi dan jumlah kalori yang digunakan. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko overweight dan obesitas meliputi faktor genetik, penuaan, gangguan tidur, efek kehamilan, riwayat penyakit tertentu, dan penggunaan obat-obatan seperti steroid atau pil KB.

Ukuran Berat Badan: BMI (Indeks Massa Tubuh)

Perbedaan antara overweight dan obesitas dapat dilihat melalui indeks massa tubuh (BMI). Seseorang dianggap overweight jika nilai BMI berada di antara 25-29,9, sedangkan obesitas jika nilai BMI melebihi 30. Rumus perhitungan BMI adalah berat badan (kg) dibagi oleh tinggi badan (m) kuadrat.

Meskipun ada standar internasional yang digunakan oleh WHO, untuk orang Asia Pasifik, termasuk Indonesia, kategori BMI yang lebih sesuai adalah:

  • BMI < 18,5 = berat badan kurang (underweight)
  • BMI 18,5-22,9 = normal
  • BMI 23,0-24,9 = kelebihan berat badan (overweight)
  • BMI > 25,0 = obesitas tingkat I
  • BMI > 30,0 = obesitas tingkat II

Meski BMI dapat memberikan gambaran awal tentang kategori berat badan seseorang, perlu diingat bahwa ini hanya sebagai skrining awal dan tidak dapat menentukan kondisi kesehatan secara menyeluruh.

Overweight dan obesitas adalah dua kondisi yang berbeda meskipun sering dianggap sama. Penting untuk memahami perbedaan mereka, penyebabnya, dan menggunakan ukuran yang sesuai, seperti BMI, untuk mengevaluasi kategori berat badan.

Namun, sebagai skrining awal, BMI hanya memberikan informasi yang terbatas, dan penilaian kesehatan yang lebih komprehensif memerlukan pertimbangan berbagai faktor lainnya.