Jakarta, tiradar.id – Cuaca panas ekstrem menjadi perhatian utama bagi masyarakat di tahun 2024. Dalam mengantisipasi dampak kesehatan yang mungkin timbul akibat suhu yang meningkat, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Alergi Imunologi, dr. Sukamto Koesnoe, memberikan sejumlah kiat yang sangat berharga.
Menurut dr. Sukamto, cuaca ekstrem yang lebih panas dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti heat stroke, dehidrasi, heat exhaustion, dan lainnya.
Bahkan, kondisi medis yang sudah ada seperti penyakit jantung dan gangguan pernapasan dapat menjadi lebih parah akibat cuaca yang ekstrem ini.
Kiat pertama yang disarankan adalah melindungi diri dari paparan langsung sinar matahari dengan menggunakan sun screen, pakaian panjang, topi, atau payung. Ini akan membantu mengurangi risiko terkena sinar UV yang berbahaya.
Selanjutnya, penting untuk menjaga hidrasi tubuh dengan banyak minum air, terutama saat suhu sedang pada level paling tinggi. Hindari minuman beralkohol dan berkafein yang dapat menyebabkan dehidrasi.
Jika seseorang mengalami gangguan kesehatan akibat cuaca panas, seperti heat stroke, langkah pertolongan pertama sangat penting. Pindahkan orang tersebut ke tempat yang sejuk, longgarkan pakaian yang terlalu ketat, dan berikan minuman dingin (bukan alkohol atau minuman berkafein) jika orang tersebut masih sadar.
Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk menghindari olahraga yang terlalu intens saat cuaca panas. Lebih disarankan untuk melakukan olahraga dalam ruangan atau di luar ruangan pada pagi atau sore hari ketika suhu udara lebih rendah.
Saran lainnya termasuk menjaga diri dan orang-orang di sekitar untuk tetap terhidrasi dengan baik, menghindari terlalu lama berada di luar ruangan saat suhu paling panas, serta menggunakan pakaian yang nyaman dan dapat melindungi dari sinar matahari langsung.
Penting untuk diingat bahwa jika muncul gejala yang mencurigakan atau gangguan kesehatan akibat cuaca panas, segera mencari pertolongan.
Pada Januari 2024, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis sebuah laporan dalam Pandangan Iklim Tahun 2024. Laporan itu mengungkap bahwa suhu permukaan atau cuaca diprediksi menjadi lebih hangat dibanding normalnya, sehingga masyarakat harus mewaspadai kondisi panas ekstrem yang mungkin terjadi di tahun ini.
Sumber: ANTARA

