Jakarta, tiradar.id – Kolesterol tinggi seringkali menjadi momok yang menakutkan bagi kesehatan jantung. Menurut National Library of Medicine, tingginya angka kolesterol dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan masalah kesehatan lainnya.
Meskipun demikian, kolesterol tinggi tidak selalu menunjukkan gejala yang jelas. Ahli kesehatan menekankan bahwa kelelahan yang dirasakan saat memiliki kolesterol tinggi seringkali dipengaruhi oleh gaya hidup yang tidak sehat.
Menurut ahli jantung di Rush University System for Health di Chicago, Illinois, Dr. Melissa Tracy, kolesterol tinggi sering terkait dengan kebiasaan makan yang tidak seimbang, kurangnya aktivitas fisik, dan peningkatan berat badan.
Hal ini dapat menyebabkan kelelahan dan berkontribusi pada risiko penyakit jantung. Kolesterol tinggi dapat menyebabkan pembentukan plak di arteri, yang pada gilirannya dapat mengganggu aliran darah dan menyebabkan ketidaknyamanan, termasuk kelelahan yang dirasakan.
Selain kelelahan, Mayo Clinic melaporkan bahwa kolesterol tinggi yang tidak diatasi dapat menyebabkan gejala lain seperti nyeri dada, tekanan, pusing, sesak napas, dan mati rasa pada lengan dan kaki. Untuk mengatasi kondisi ini, langkah pertama yang direkomendasikan adalah perubahan gaya hidup.
Dr. Brett Victor, Direktur Medis di Cardiology Consultants of Philadelphia di Pennsylvania, menyarankan untuk mengonsumsi makanan sehat yang dapat menjaga kesehatan jantung. Ini termasuk biji-bijian, buah-buahan, sayuran, lemak sehat, dan protein tanpa lemak seperti ikan.
Asupan serat larut dan asam lemak omega-3 juga penting, yang dapat ditemukan dalam makanan seperti alpukat, dedak gandum, salmon, dan sereal yang diperkaya.
Selain mengubah pola makan, penting juga untuk mengurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh, seperti daging merah dan produk susu berlemak. Membatasi makanan olahan, gorengan, dan makanan panggang juga membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.
Selain itu, olahraga teratur juga sangat penting. Direkomendasikan untuk melakukan setidaknya 150 menit olahraga intensitas sedang per minggu atau 30 menit olahraga intensitas sedang per hari. Ini termasuk aktivitas aerobik seperti berjalan atau bersepeda, serta latihan kekuatan seperti angkat beban. Berhenti merokok juga sangat dianjurkan untuk kesehatan jantung dan kesejahteraan secara keseluruhan.
Jika perubahan gaya hidup tidak berhasil menurunkan kadar kolesterol, konsultasikan dengan dokter Anda. Mereka mungkin merekomendasikan penggunaan obat penurun kolesterol seperti statin. Namun, perubahan gaya hidup sehat tetap menjadi langkah utama dalam mengelola kolesterol tinggi dan menjaga kesehatan jantung yang optimal.


