Jakarta, tiradar.id – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi telah meminta penyedia layanan internet berbasis satelit, Starlink, untuk membuka kantor pusat operasi jaringan (Network Operation Center/NOC) di Indonesia. Permintaan ini disampaikan dalam konferensi pers via daring pada hari Jumat.
Pengawasan dan Kendali Akses Internet
Budi Arie menegaskan pentingnya kehadiran NOC di Indonesia untuk memastikan pemerintah dapat melakukan kontrol dan kendali terhadap penggunaan akses internet. “NOC-nya harus di Indonesia sehingga pemerintah bisa melakukan kontrol dan kendali terhadap penggunaan akses internet yang ada di Indonesia, karena ini bisa dipakai buat judi online, pornografi, separatis, hal-hal yang tidak sesuai atau dilarang dalam hukum perundang-undangan yang berlaku di Indonesia,” ujarnya.
Kolaborasi dengan Penyedia Jasa Internet Lokal
Kementerian Komunikasi dan Informatika juga berencana untuk memastikan bahwa Starlink, yang beroperasi dengan nama perusahaan PT Starlink Services Indonesia, bekerja sama dengan penyelenggara jasa internet lokal. Kerja sama ini mencakup pengembangan teknologi, peningkatan layanan dan jaringan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor teknologi informasi dan komunikasi.
Komitmen Starlink di Indonesia
Starlink telah menunjukkan komitmen mereka untuk mematuhi peraturan yang berlaku di Indonesia. Mereka telah mengantongi Hak Labuh Satelit dan Izin Surat Radio Angkasa yang berlaku selama satu tahun. Selain itu, enam jenis perangkat mereka, termasuk antena gateway, router, dan antena user terminal, telah tersertifikasi untuk beroperasi di Indonesia.
Starlink juga telah mendapatkan Surat Keterangan Laik Operasi untuk penyelenggaraan jaringan tertutup melalui VSAT serta izin penyelenggaraan jasa multimedia layanan akses internet.
Pemerataan Layanan Internet
Kehadiran Starlink di Indonesia diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan pemerataan layanan internet di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah terdepan, terluar, dan terpencil. “Itu semua sangat penting untuk memastikan equal playing field di industri telekomunikasi Indonesia, dan tentu demi layanan internet yang inklusif untuk seluruh rakyat Indonesia,” kata Budi.
Peluncuran Layanan Starlink di Indonesia
Layanan Starlink resmi diluncurkan di Indonesia oleh Elon Musk pada tanggal 19 Mei 2024 di Bali. Dengan operasional yang telah berjalan, pemerintah berharap layanan ini dapat memberikan dampak positif dalam memperluas jangkauan internet dan meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat Indonesia.
Uji Coba Layanan
Sebagai bagian dari pengembangan layanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah melakukan uji coba layanan Starlink di kapal pengawas. Selain itu, layanan internet Starlink juga telah diuji coba di beberapa titik di Ibu Kota Negara (IKN).
Dengan berbagai langkah yang telah diambil, pemerintah berharap kehadiran Starlink dapat membawa kemajuan signifikan dalam penyediaan layanan internet yang merata dan berkualitas di seluruh Indonesia.


