Jakarta, tiradar.id – Penyanyi Yura Yunita siap menggelar konser tunggal bertajuk “Bingah” yang akan menampilkan unsur budaya Sunda di Istora Senayan, Jakarta, pada 2 Februari 2025 pukul 15.00 WIB. Konser ini merupakan mimpi besar Yura yang akhirnya terwujud setelah 10 tahun berkarir di industri musik.
“Karena aku dari Sunda, makanya aku punya mimpi membuat konser yang ada unsur budayanya. Ada tradisinya, tapi kita mix dengan gaya sekarang, makanya namanya Bingah yang artinya bahagia,” ujar Yura dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.
Sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih kepada penggemarnya, Yura akan membawakan konser yang mengangkat budaya Indonesia, khususnya Sunda, yang tercermin dalam berbagai elemen konser, termasuk poster konser yang menggunakan aksara Sunda. Selain itu, Yura juga menghadirkan kain “Bingah” sebagai merchandise spesial yang turut merepresentasikan budaya tanah kelahirannya.
Meski enggan membocorkan detail lebih lanjut mengenai unsur budaya yang akan ditampilkan, Yura memastikan bahwa nuansa Sunda akan terasa kental dalam konser tersebut. “Budaya Sundanya bisa terlihat jelas nanti di sana. Kalau di-spill sekarang, nanti di-googling bentuknya bagaimana,” kata Yura. Ia juga menambahkan bahwa konser ini akan memadukan berbagai budaya lain sehingga menghasilkan perpaduan budaya yang unik dan menarik.
Dalam konser yang diselenggarakan oleh label rekaman sekaligus manajemen Yura, yaitu Merakit dan Kantara Creative, Yura akan membawakan sekitar 28 lagu dari album pertamanya hingga ketiganya. Tak hanya itu, ia juga akan menampilkan satu lagu spesial yang belum pernah dirilis secara resmi. Lagu tersebut terinspirasi dari perjalanan umrahnya, di mana nada dan liriknya terus terngiang di benaknya hingga akhirnya ia putuskan untuk membawakannya di atas panggung.
Antusiasme penggemar terhadap konser “Bingah” begitu tinggi, terbukti dari 6.500 tiket yang ludes terjual hanya dalam hitungan menit. Yura mengaku masih tak percaya bahwa konsernya mendapat sambutan luar biasa. “Aku masih enggak percaya, karya yang dimulai dari kamar kecil, sekarang jadi konser tunggal dan tiket sudah sold out. Ini mereka (penggemar) benar-benar datang semua, ya? Aku masih takjub,” ungkapnya.
Yura juga mengingatkan para penggemar untuk datang lebih awal, setidaknya dua jam sebelum konser dimulai. Di sekitar area konser, akan ada berbagai aktivitas menarik yang dapat dinikmati oleh para penonton sebelum acara dimulai. Ia juga menekankan pentingnya menonton bagian pembukaan konser, yang menurutnya menjadi salah satu segmen terbaik dalam keseluruhan rangkaian acara.
“Please jangan telat karena kalian harus banget nonton opening-nya! Jadi please datang dua jam sebelum opening dimulai,” pesan Yura.
Dengan persiapan yang matang dan konsep yang unik, konser “Bingah” diharapkan menjadi pengalaman tak terlupakan bagi para penggemar Yura Yunita serta menjadi ajang untuk lebih mengenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui musik dan pertunjukan panggung.


