Wisata  

Peningkatan Volume Lalu Lintas di Tiga Ruas Tol Regional Nusantara pada H+2 Lebaran

Foto udara sejumlah kendaraan antre melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (28/4/2022). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Jakarta, tiradar.id – Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT) mencatat peningkatan signifikan volume lalu lintas pada tiga ruas tol yang dikelolanya pada H+2 Idulfitri 1446 H atau Kamis, 3 April 2025. Tiga ruas tol tersebut tersebar di Sumatera Utara, Kalimantan Timur, dan Bali.

Menurut Tyas Pramoda Wardhani, Senior General Manager JNT, total kendaraan yang melintas di tiga ruas tol tersebut mencapai 170.922 unit, meningkat 7 persen dibandingkan dengan rata-rata volume lalu lintas harian normal sebanyak 159.782 kendaraan.

Rincian peningkatan terjadi di Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) di Sumatera Utara yang mencatat 20.329 kendaraan atau naik 47,1 persen dibanding hari biasa. Sebanyak 5.101 kendaraan melalui Gerbang Tol Kualanamu dari arah Bandara Internasional Kualanamu menuju Kota Medan, meningkat 15,41 persen dibandingkan kondisi normal.

Di Kalimantan Timur, Ruas Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) mencatat lonjakan signifikan dengan total 19.465 kendaraan, meningkat hampir dua kali lipat atau 99,4 persen dari volume normal sebesar 9.762 kendaraan.

Sementara itu, Ruas Tol Bali Mandara (Bali Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa) mencatat 53.107 kendaraan, naik 9,3 persen dibanding volume lalu lintas harian normal sebanyak 48.588 kendaraan.

Dalam rangka menghadapi arus balik Lebaran, JNT mengimbau pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan dengan sebaik-baiknya. Pengendara diharapkan memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, membawa perbekalan yang cukup, serta mengisi penuh bahan bakar sebelum memulai perjalanan.

JNT juga menyarankan pengisian saldo uang elektronik dilakukan melalui aplikasi Travoy atau gerai top-up di rest area guna menghindari keterlambatan di gerbang tol. Selain itu, pengguna jalan diimbau untuk menghindari puncak arus balik dengan merencanakan waktu dan rute perjalanan secara bijak.

Pengendara juga diingatkan untuk mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas, menjaga kebersihan rest area, membatasi waktu istirahat maksimal 30 menit, dan memanfaatkan posko pelayanan kesehatan jika diperlukan.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat mendukung kelancaran arus balik serta menjamin keselamatan dan kenyamanan para pengguna jalan tol selama masa libur Lebaran.