SUBANG, tiradar.id — Menyikapi krisis air bersih yang melanda warga akibat musim kemarau, Perumda Air Minum Tirta Rangga Subang (Perumda TRS) bersama Anggota DPR RI Komisi I, Hj. Elita Budiarti, S.K.M., M.Si., bergerak cepat dengan meninjau langsung kondisi kekeringan di Kampung Cinungku, Desa Palasari, Kabupaten Subang. Kunjungan lapangan yang dilaksanakan pada Sabtu (29/08) ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap keluhan masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
Dalam aksi kemanusiaan tersebut, Perumda TRS mengerahkan sebanyak 2 unit mobil tangki air bersih untuk didistribusikan langsung kepada warga Kampung Cinungku. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban warga, baik untuk keperluan konsumsi maupun kebutuhan rumah tangga mendesak.
Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Rangga Subang, Lukman Nurhakim, M.I.Kom., menegaskan bahwa pihaknya selalu siap siaga membantu seluruh wilayah di Kabupaten Subang yang mengalami krisis air bersih [cite: 1]. Menurutnya, penyaluran bantuan dapat dilakukan secara fleksibel berdasarkan permohonan resmi dari pemerintah desa, kepolisian, TNI, maupun laporan langsung dari masyarakat.
“Daerah manapun yang kekeringan kita akan bantu, berdasarkan permintaan resmi pemerintah desa, kepolisian, TNI atau permintaan warga. Tapi alhamdulillah unit pengolahan air kita tidak ada kekurangan debit air.” ujarnya.
Lukman juga menambahkan bahwa meskipun kapasitas debit air pada unit pengolahan Perumda TRS masih mencukupi dan aman, pimpinan dan jajaran tetap menaruh perhatian besar terhadap wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan ekstrim. Pengiriman mobil tangki air bersih difungsikan sebagai langkah tanggap darurat yang cepat dan efektif.
Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi I, Hj. Elita Budiarti, S.K.M., M.Si., mengungkapkan bahwa kehadirannya di Kampung Cinungku merupakan bentuk tindak lanjut konkret atas membludaknya laporan dan aduan warga melalui pesan singkat mengenai krisis air bersih.
Dengan nada hangat dan penuh keakraban, Elita menyampaikan kepada warga bahwa dirinya bersama jajaran Perumda TRS dan Fraksi Partai Golkar langsung hadir di lokasi untuk menuntaskan keresahan masyarakat.
“Alhamdulillah buat warga Cinungku, saya sudah datang. Jadi jangan WA lagi. Banyak yang WA ke saya, di Cinungku nggak bisa minum, nggak bisa mandi. Hari ini saya dengan Pak Lukman dari PDAM, dengan Fraksi Partai Golkar sudah datang ke Cinungku.” ujar Elita.
Tidak hanya berfokus pada distribusi air darurat, Elita juga menekankan pentingnya merumuskan solusi jangka panjang yang berkelanjutan bagi ketersediaan air di Kampung Cinungku . Penanganan kekeringan jangka panjang, menurutnya, memerlukan kolaborasi erat dan sinergi lintas sektoral antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta instansi terkait.
“Mudah-mudahan ke depannya kita bisa memohon bantuan kepada pihak-pihak terkait, pemerintah daerah, atau kita akan mencoba minta bantuan ke Kementerian Pertahanan untuk di sini agar ada air,” jelas Elita.
Sinergi antara Perumda TRS, DPR RI, jajaran pemerintah, dan partisipasi aktif masyarakat ini membuktikan bahwa penanganan bencana kekeringan di Kabupaten Subang dapat dieksekusi dengan cepat. Kehadiran dua unit mobil tangki air bersih diharapkan mampu menjadi solusi taktis sekaligus meredakan beban warga, seraya mengawal realisasi infrastruktur air bersih yang permanen di masa mendatang. ****

