Penulis: Ahmad Effendi
Cirebon, tiradar.id- Satgas pangan Polresta Cirebon bersama Perum Bulog Cabang Cirebon,dan IJTI Cirebon Raya menggelar operasi pasar beras murah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Desa Warujaya, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, Rabu (1/3/2023).
Agenda itu dibuka langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol.Arif Budiman, Kepala Perum Bulog Cabang Cirebon, Budi Sultika, dan Ketua IJTI Cirebon Raya, Faizal Nurathman.Dan menyerahkan secara simbolis beras yang hendak di jual kepada perwakilan masyarakat.
Selain bisa membeli beras dengan harga murah warga dalam operasi pasar tersebut warga masyarakat itu mendapatkan bonus telur gratis dari Polresta Cirebon.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol.Arif Budiman,mengatakan, pembagian telur tersebut sebagai bentuk bhakti sosial kepada masyarakat dalam rangka untuk pencegahan stunting di Kabupaten Cirebon.Setiap warga yang membeli beras dalam operasi pasar tersebut mendapatkan enam butir telur.
“Kami menyiapkan 1000 paket telur yang berisi masing-masing enam butir untuk dibagikan kepada masyarakat yang membeli beras di operasi pasar kali ini. Pemberian telur tersebut sebagai bentuk baksos dari Polresta Cirebon sebagai upaya untuk menekan angka stunting di Kabupaten Cirebon,” ujar Arif.
Arif menyebut,kegiatan operasi pasar beras murah bertujuan untuk mengintervensi harga beras di pasaran, khususnya di wilayah Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon.Pasalnya,saat ini harga beras di wilayah Kecamatan Cirebon masih berkisar antara 12 ribu rupiah hingga 13 ribu rupiah per kilogram.
Namun,dalam operasi pasar ini beras yang dijual dipastikan di bawah harga pasaran, yakni Rp.9400 per kilogram dan penjualannya dalam kemasan lima kilogram seharga Rp 47.000.Kendati demikian setiap warga yang datang ke operasi pasar ini hanya diperkenankan membeli maksimal dua kemasan atau 10 kilogram.
“Beras yang dijual dalam operasi pasar ini untuk dikonsumsi sendiri, bukan untuk dijual lagi. Kami mempersilakan masyarakat di Desa Warujaya untuk memanfaatkannya, dan menyiapkan telur untuk dibagikan secara gratis kepada warga yang membeli beras di operasi pasar,”tutup Arif.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon,Budi Sultika, menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan sekira 10 ton beras dalam operasi pasar di Desa Warujaya.Beras tersebut merupakan kualitas medium yang dijual di operasi pasar seharga Rp 9400 per kilogram.
“Kami rutin menggelontorkan untuk operasi pasar murah yang bekerja sama dengan pemerintah daerah. Bahkan, dalam sehari bisa lebih dari lima titik lokasi pelaksanaan operasi pasar murahnya di Wilayah III Cirebon,” ujar Budi Sultika.
Senada, Ketua IJTI Cirebon Raya, Faizal Nurathman, mengatakan, kegiatan kali ini sebagai bentuk kontribusi IJTI Cirebon Raya dalam membantu pemerintah daerah untuk mengendalikan inflasi. Selain itu, pihaknya juga membantu masyarakat untuk mendapatkan beras berkualitas dengan harga terjangkau.
“Kami berkolaborasi dengan Satgas Pangan Polresta Cirebon, Perum Bulog Cabang Cirebon, dan pemerintah daerah dalam pelaksanaan operasi pasar murah ini. Alhamdulillah, kegiatan kali ini disambut tingginya antusias warga,”pungkas Faizal Nurathman. (eff/***)

