Bekasi, tiradar.id – Pj Gubernur Jawa Barat (Jabar), Bey Machmudin memastikan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri di Kabupaten Bekasi tidak berbayar alias gratis.
Hal itu diungkapkan Bey Machmudin saat kunjungan ke Kabupaten Bekasi sekaligus bertemu dan berdialog dengan Forkopimda dan perwakilan Tokoh Masyarakat, di Pendopo Guesthouse, Satpol PP, Kompleks Pemkab Cikarang Pusat, pada Kamis, (05/10/2023).
Dalam pertemuan tersebut, Bey didampingi Pj Bupati Dani Ramdan dan dihadiri oleh Kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bekasi.
Hal ini menjadi penting, karena Pemprov hari ini tengah mendorong Wajib Belajar 12 tahun. Khususnya bagi mereka warga Kabupaten Bekasi yang ada di usia sekolah, jelas Bey Machmudin.
Menurut Bey, angka partisipasi sekolah secara nasional di Jawa Barat masih terbilang harus terus dimaksimalkan.
“Jadi tingkat partisipasi anak sekolah itu menurun, jadi saya tidak dapat membayangkan kalau ditambah iuran dan pungutan itu pasti akan menurun lagi tingkat partisipasi anak sekolah,” katanya.
Bey berharap dengan bantuan Pemkab Bekasi dan tokoh masyarakat dalam memastikan hal ini ke depannya tingkat partisipasi sekolah 12 tahun wajib belajar ini bisa terjaga.(*)


