Jakarta, tiradar.id – Suasana panik menyelimuti Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, saat api melalap bagian pasar pada Senin (28/7/2025) sore. Di tengah kobaran api, para pedagang berjuang menyelamatkan barang dagangan mereka dengan segala cara yang bisa dilakukan.
Salah satu pedagang, Heri (39), masih tak menyangka kios sepatunya menjadi korban kebakaran. Saat kejadian, ia sedang bersantai di rumah. Namun, kabar mendadak dari karyawannya membuatnya sontak bergegas menuju lokasi.
“Tadi pas ke sini habis dikabarin anak-anak (karyawan), apinya sudah setengah ke depan,” ujar Heri saat ditemui di sekitar pasar.
Setibanya di lokasi, Heri hanya bisa pasrah melihat api sudah membesar dan menghanguskan kios miliknya yang berisi sekitar 2.000 pasang sepatu. Beruntung, karyawannya sempat menyelamatkan sejumlah barang yang sebagian besar merupakan pesanan online siap kirim. Sepatu-sepatu tersebut sudah dikemas rapi dalam kotak dan dibungkus bubble wrap, kemudian dilempar ke luar kios dan dikumpulkan dalam karung-karung besar.
“Jadi itu (yang selamat) barang yang sudah dipesan, karena sudah di-pack buat dikirim ke kurir,” jelas Heri.
Sementara itu, Bejo (45), pedagang sepatu lainnya, sedang bersiap menutup tokonya ketika api mulai menyebar ke dalam pasar. Api mulai terlihat saat adzan maghrib berkumandang. Ia dan karyawannya pun buru-buru mengevakuasi barang dagangan yang bisa dijangkau.
“Ya selamatin yang bisa diselamatin dulu saja. Masalahnya itu api sudah di belakang, jadi harus cepat-cepat,” ungkap Bejo.
Barang-barang yang berhasil diselamatkan diletakkan di luar pasar, dekat pintu masuk. Bejo berencana membawa sepatu-sepatu yang tersisa ke rumahnya di Bogor untuk sementara waktu.
Pasca-kebakaran, Bejo berharap besar agar pemerintah segera membangun kembali Pasar Taman Puring agar para pedagang bisa kembali berdagang dan mendapatkan penghasilan.
“Ya harapannya dibangun lagi lah pasarnya, supaya tetap bisa jualan,” katanya.
Kebakaran yang terjadi pada pukul 18.02 WIB tersebut dilaporkan warga kepada Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta. Menurut informasi dari Command Center Damkar, api melahap bangunan rendah di kompleks pasar.
Meski tak ada korban jiwa, kerugian material dari peristiwa ini tak bisa dianggap kecil. Namun di balik musibah, tekad para pedagang untuk tetap bertahan dan bangkit menjadi kisah inspiratif tentang perjuangan hidup di tengah bencana.


