Jakarta, tiradar.id – Tim transisi pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Pramono Anung dan Rano Karno, dipastikan akan melibatkan para mantan Gubernur DKI Jakarta dalam penyusunan kebijakan dan persiapan pemerintahan. Nama-nama seperti Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Anies Baswedan, Sutiyoso, Fauzi Bowo, dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut akan dimintai pandangan dan pengalaman mereka.
“Tim transisi ini juga akan meminta pandangan para orang-orang yang pernah menjadi gubernur di Jakarta,” ungkap Pramono saat menghadiri Pesta Rakyat Kemenangan di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu.
Pendekatan Profesional dan Melibatkan Tokoh Betawi
Pramono menegaskan bahwa tim transisi ini akan diisi oleh para profesional yang memiliki keahlian di bidang masing-masing. Hal ini dilakukan untuk memastikan pemerintahan yang efektif dan terencana.
“Ini profesional, orang-orang yang mempunyai keahlian di bidang itu. Jadi saya betul-betul ingin pendekatannya profesional,” tambahnya.
Sebagai bentuk representasi kearifan lokal, Pramono juga memastikan keterlibatan tokoh Betawi dalam tim ini. Salah satu yang disebut adalah Ima Mahdiah, yang merupakan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan.
“Ada beberapa pertanyaan di publik, kenapa tokoh Betawi enggak ada? Bu Ima Mahdiah ini Betawi 1.000 persen asli,” jelasnya.
Persiapan hingga Pelantikan
Tim transisi ini diharapkan mampu bekerja dengan baik untuk mempersiapkan seluruh program pemerintahan hingga hari pelantikan. Pramono menyatakan kesiapannya untuk dilantik kapan saja sesuai dengan ketentuan, baik pada 7 Februari 2025 maupun setelah 13 Maret 2025.
“Saya kapan saja tidak persoalan,” ujar Pramono.
Struktur Tim Transisi
Tim transisi Pramono-Rano terdiri dari 14 anggota yang terbagi dalam beberapa bidang:
Tim Inti
- Ketua Tim: Ima Mahdiah
- Koordinator Operasional: Emir Kresna
- Koordinator Komunikasi: Chiko Hakim
- Sekretaris: Beno Mohamad Ibnu
Tim Bidang Teknis
- Bidang Sumber Daya Manusia: M. Syafrudin
- Bidang Perencanaan: Mangatta Toding Allo
- Bidang Keuangan: Yustinus Prastowo
- Bidang Infrastruktur: John Oddius
- Bidang Teknologi Informasi: Yunarto Wijaya
Tim Bidang Kebijakan
- Kebijakan Publik: Nirwono Joga
- Kebijakan Ekonomi: Agus Haryadi
- Kebijakan Sosial dan Budaya: Dedi Wijaya
- Kebijakan Lingkungan Hidup: Prof. Firdaus Ali
- Kebijakan Kesehatan: Charles Honoris
Tim Pendukung
- Wakil Sekretaris: Desa Pridini
- Asisten Data dan Komunikasi: Mandira Bienna Elmir
Pramono juga menegaskan bahwa seluruh operasional tim transisi dibiayai secara pribadi olehnya, tanpa menggunakan dana pemerintah.
Dengan langkah-langkah yang terencana ini, Pramono Anung dan Rano Karno menunjukkan keseriusan mereka dalam membangun Jakarta yang lebih baik melalui kolaborasi dan pendekatan profesional.

