Jakarta, tiradar.id — Aki mobil merupakan salah satu komponen vital yang berperan besar dalam menghidupkan mesin sekaligus menopang sistem kelistrikan kendaraan. Namun, masih banyak pemilik mobil yang hanya memperhatikan cara pemasangan aki tanpa melakukan perawatan jangka panjang.
Padahal, perawatan sederhana dapat membuat aki bertahan lebih lama serta menjaga performa mobil tetap prima. Dengan pengecekan rutin, pemilik kendaraan juga bisa menghemat biaya penggantian aki sekaligus menghindari risiko mogok mendadak di jalan.
Mengutip laman Wuling Indonesia, berikut tiga tips praktis untuk merawat aki mobil agar lebih awet:
1. Rutin Memeriksa Tegangan Aki
Pemeriksaan tegangan aki perlu dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisi aki masih sehat. Gunakan voltmeter guna mengukur tegangan. Saat mesin mobil dalam keadaan mati, tegangan ideal berada di kisaran 12,4 hingga 12,7 volt. Jika angkanya lebih rendah, itu bisa menjadi tanda aki mulai bermasalah dan memerlukan perhatian khusus.
2. Bersihkan Terminal Aki dari Korosi
Korosi atau karat pada terminal aki dapat menghambat aliran listrik sehingga mengganggu kinerja kendaraan. Terminal aki sebaiknya dibersihkan secara hati-hati menggunakan sikat kawat halus dan cairan pembersih khusus. Pembersihan harus dilakukan saat mesin mobil mati untuk mencegah risiko korsleting.
3. Hindari Aki Kehabisan Daya Terlalu Lama
Mobil yang jarang digunakan berisiko membuat aki kehilangan daya hingga soak. Untuk mencegah hal ini, pemilik bisa menggunakan smart charger agar aki tetap terisi penuh. Alternatif lain, nyalakan mesin setidaknya sekali dalam seminggu dan biarkan hidup selama beberapa menit.
Dengan tiga langkah perawatan tersebut, aki mobil dapat bertahan lebih lama, performa kendaraan tetap terjaga, dan pemilik terhindar dari biaya perbaikan yang tidak perlu.


