Jakarta, tiradar.id – Momen kehamilan menjadi salah satu yang paling dinantikan oleh rata-rata pasangan yang telah menikah. Namun, kehamilan adalah proses yang sangat kompleks dan dipengaruhi oleh banyak faktor.
Ada pasangan yang langsung hamil setelah menikah, namun ada pula yang membutuhkan waktu lebih lama. Hal ini sering menjadi masalah bagi banyak pasangan, sehingga penting untuk mengetahui beberapa hal tentang persiapan kehamilan. Berikut adalah beberapa tips agar cepat hamil bagi pasangan yang ingin segera memiliki momongan.
1. Konsultasi ke Dokter
Sebelum memulai program hamil, langkah pertama yang harus dilakukan adalah konsultasi ke dokter. Pemeriksaan kesehatan yang berkaitan dengan organ reproduksi sangat penting untuk memastikan bahwa pasangan dalam kondisi sehat dan siap memulai program hamil. Beberapa pemeriksaan yang biasanya dilakukan termasuk USG, tes darah untuk mengetahui adanya penyakit keturunan, tes penyakit menular seksual, pemeriksaan pap smear untuk area serviks, dan tes untuk menilai kualitas sperma.
2. Berhubungan Intim Secara Rutin
Berhubungan intim secara rutin adalah salah satu cara yang efektif untuk mempercepat kehamilan, terutama jika dilakukan di waktu yang tepat. Beberapa ahli mengatakan bahwa produksi sperma tertinggi berada pada pagi hari. Selain itu, menemukan posisi yang nyaman saat berhubungan seksual juga penting untuk meningkatkan peluang kehamilan.
3. Ketahui Masa Subur
Melakukan hubungan seksual pada saat masa subur dapat meningkatkan peluang terjadinya pembuahan. Masa subur adalah masa ovulasi, yaitu ketika ovarium melepaskan sel telur. Masa subur biasanya terjadi beberapa hari setelah haid, tergantung pada siklus menstruasi. Ovulasi normalnya terjadi satu kali dalam sebulan dan masa subur hanya berlangsung selama beberapa hari. Untuk mengetahui masa subur, perempuan dapat menggunakan alat bantu seperti kalender ovulasi atau tes ovulasi.
4. Jaga Berat Badan Ideal
Menurut Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes, menjaga berat badan ideal sangat penting saat mempersiapkan kehamilan. Kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko komplikasi selama kehamilan, seperti diabetes atau hipertensi, yang dapat membahayakan ibu dan janin. Sementara itu, berat badan yang kurang juga dapat menurunkan potensi kehamilan. Indeks massa tubuh (IMT) yang normal untuk orang Asia adalah 18,5–22,9. Cara menghitungnya adalah berat badan (kg) dibagi tinggi badan (m)^2.
5. Hindari Kebiasaan Merokok dan Minuman Beralkohol
Kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol dapat menurunkan potensi kehamilan. Minum alkohol setiap hari dapat menurunkan kadar testosteron dan jumlah sperma, serta meningkatkan jumlah sperma yang abnormal. Merokok juga dapat menurunkan produksi dan kualitas sperma yang sehat.
6. Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang
Memperhatikan nutrisi dan makanan yang dikonsumsi saat mempersiapkan kehamilan sangat penting. Kurangi konsumsi makanan tinggi kalori serta makanan atau minuman yang mengandung pemanis buatan. Biasakan minum air putih 8 gelas per hari dan banyak konsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan produk susu rendah lemak. Mengonsumsi 340 gram ikan per minggu juga dapat membantu meningkatkan peluang kehamilan, namun hindari ikan dengan kadar merkuri tinggi seperti ikan tuna.
Bagi calon ibu, disarankan untuk memperbanyak konsumsi makanan yang kaya protein, zat besi, asam folat, dan kalsium. Asam folat sebaiknya dikonsumsi setidaknya 6 bulan sebelum hamil untuk membantu mencegah bayi lahir dengan cacat tabung saraf. Selain dari makanan, asam folat juga bisa didapat dari suplemen dengan dosis yang dianjurkan adalah 400 mikrogram per hari.
Dengan mengikuti tips-tips di atas, diharapkan pasangan yang sedang berusaha untuk hamil dapat segera mendapatkan momongan yang dinantikan.


