Ragam  

Ade Rai Bagikan Tiga Tips Cegah Perut Buncit: Makan, Olahraga, dan Kelola Emosi

Ade Rai filsuf kesehatan (Instagram @ade_rai)

Denpasar, tiradar.id – Pakar kebugaran I Gusti Agung Rai Kusuma Yudha atau yang lebih dikenal sebagai Ade Rai, membagikan tiga kebiasaan hidup sehat untuk mencegah perut buncit. Tiga pendekatan tersebut meliputi pengaturan pola makan, rutin berolahraga, dan menjaga kesehatan emosi.

“Bahasa sederhananya itu makan, olahraga, dan istirahat yang cukup dan teratur,” ujar Ade Rai saat ditemui di Denpasar, Bali, Sabtu (10/8).

Dalam hal makanan, mantan atlet binaraga nasional itu menekankan pentingnya mengendalikan konsumsi karbohidrat dan gula berlebihan. Menurutnya, asupan gula yang berlebih dalam jangka panjang dapat memicu penyakit serius seperti diabetes, yang berpotensi berdampak pada kesehatan mata, kulit, dan daya tahan tubuh.

“Karbo tidak salah sebenarnya, yang salah itu tidak punya kemampuan toleransi terhadap karbo misalnya tidak pernah latihan beban, tidak pernah olahraga atau malas bergerak,” katanya.

Ade Rai juga menyoroti rendahnya konsumsi protein hewani masyarakat Indonesia. Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2022, konsumsi per kapita protein hewani masih rendah, yakni ikan/udang/cumi/kerang 9,58 gram, daging 4,79 gram, serta telur dan susu 3,37 gram.

Protein, jelasnya, bisa didapat dari sumber nabati seperti sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian, maupun sumber hewani seperti telur, susu, daging ayam, dan daging merah. Ia menyarankan variasi metode memasak seperti direbus, dikukus, dibakar, dipanggang, atau diguling agar tidak menimbulkan kebosanan.

Untuk olahraga, Ade Rai menyebutkan kegiatan fisik bisa dimulai dari aktivitas ringan hingga latihan beban yang mampu mengencangkan otot. Sementara itu, kesehatan emosi dapat dijaga dengan mengelola stres dan beban pikiran secara baik.

Ia juga menambahkan beberapa langkah pendukung untuk menekan risiko perut buncit, antara lain berpuasa secara teratur, memilih jenis lemak yang sehat, berolahraga di pagi hari sebelum makan, memprioritaskan latihan beban, serta memastikan waktu istirahat yang cukup.

“Kampanye pola hidup sehat ini saya harap bisa mendorong masyarakat untuk meningkatkan konsumsi protein dan membiasakan diri beraktivitas fisik,” tutupnya.