Jakarta, tiradar.id – Mitos seputar kesehatan seringkali muncul di berbagai platform, dan salah satu yang paling menarik perhatian baru-baru ini adalah klaim bahwa penggunaan kacamata hitam dapat menyebabkan kanker kulit.
Klaim ini tentu saja memicu kebingungan dan kekhawatiran di antara banyak orang. Namun, perlu dicatat bahwa klaim tersebut tidak berdasar, dan dalam artikel ini, kita akan mengungkap fakta-fakta seputar penggunaan kacamata hitam dan kanker kulit.
Klaim tersebut muncul di platform X dan menyatakan bahwa kacamata hitam dapat membuat seseorang menderita kanker kulit. Narasi tersebut mengemukakan bahwa penggunaan kacamata hitam menghalangi mata untuk mendeteksi kerusakan pada tubuh akibat sinar matahari. Sebenarnya, paparan sinar matahari yang mengandung radiasi ultraviolet (UV) adalah penyebab utama kanker kulit.
Kanker kulit terjadi ketika radiasi UV matahari merusak DNA dalam sel kulit, seperti yang dijelaskan oleh laman Primayahospital. Oleh karena itu, melindungi mata kita dari radiasi UV adalah langkah penting untuk mencegah kanker mata dan meminimalkan risiko kanker kulit.
Namun, klaim tentang kacamata hitam yang dapat menyebabkan kanker kulit tersebut tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat. Ahli dermatologi Amerika, Elisabeth Richard, membantah konsep tersebut. Ia menjelaskan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa penggunaan kacamata hitam berbahaya bagi kesehatan mata atau kulit.
Bahkan, Profesor Klinis Oftalmologi di Fakultas Kedokteran Universitas New York, Paul T. Finger, menjelaskan bahwa penggunaan kacamata hitam sebenarnya diperlukan untuk melindungi mata dari radiasi UV dan IR (sinar inframerah).
Sinar UV dan IR adalah cahaya yang tidak terlihat oleh mata, tetapi tetap diserap oleh mata dan kelopak mata. Ketika cahaya ini diserap oleh tubuh, terjadi reaksi yang dapat mengakibatkan panas dan perubahan kimia.
Sinar ultraviolet memiliki energi yang tinggi dan dapat menyebabkan lebih banyak kerusakan pada jaringan mata dibandingkan dengan sinar tampak. Oleh karena itu, penggunaan kacamata hitam menjadi salah satu alat yang efektif dalam menurunkan risiko kanker mata. Namun, kacamata hitam tersebut harus mampu memblokir semua radiasi UV atau cahaya dengan panjang gelombang di bawah 400 nm.
Mengutip laman eyecancer, Profesor Paul T. Finger menjelaskan bahwa penggunaan kacamata hitam yang benar dapat membantu melindungi mata dari bahaya radiasi UV dan IR. Dengan demikian, klaim bahwa kacamata hitam sebabkan kanker kulit adalah tidak benar dan dapat disimpulkan sebagai hoaks.
Dalam rangka menjaga kesehatan mata dan kulit, penting untuk memahami peran kacamata hitam dalam melindungi mata dari radiasi berbahaya. Namun, pastikan kacamata hitam yang Anda gunakan memenuhi standar perlindungan UV yang sesuai dan direkomendasikan oleh para ahli.
Dengan demikian, Anda dapat menikmati kenyamanan dan perlindungan yang tepat dari sinar matahari tanpa khawatir tentang mitos yang tidak berdasar.


