Ragam  

Makanan untuk Mengurangi Risiko Penyakit Hati Berlemak

Jakarta, tiradar.id – Beberapa makanan telah dikenal luas sebagai “makanan super” yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit hati berlemak.

Dalam sebuah unggahan di media sosial yang diterbitkan oleh Hindustan Times pada Selasa (17/9), ahli gizi Deepsikha Jain mengungkapkan bahwa kopi hitam, alpukat, kunyit, dan sayuran berdaun hijau sangat bermanfaat untuk kesehatan hati.

Namun, konsumsi makanan ini perlu dibarengi dengan pengendalian karbohidrat dan perbaikan kebiasaan gaya hidup.

Dr. Bhavesh Patel, seorang Konsultan Gastroenterolog di Rumah Sakit Umum Bhailal Amin, menambahkan bahwa sayuran berdaun hijau sudah lama menjadi bagian dari pola makan sehat dan bermanfaat untuk kesehatan hati.

“Sama sekali tidak ada aturan khusus tentang sayuran berdaun hijau. Dalam pola makan kuno kita, kita biasa makan banyak sayuran berdaun hijau. Makanan luar, yang kita konsumsi sebagai junk food, sebagian besar adalah karbohidrat yang perlu kita hindari,” sarannya.

Manfaat Kopi Hitam, Alpukat, dan Kunyit untuk Hati

Kopi hitam, menurut Patel, mengandung flavonoid dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan hati. Namun, bagi mereka yang memiliki masalah dengan kopi, disarankan untuk memilih varian kopi tanpa kafein.

Alpukat juga menjadi salah satu makanan sehat untuk hati karena mengandung lemak sehat dan antioksidan. “Namun, kita harus berhati-hati untuk tidak mengonsumsi tiga hingga empat alpukat setiap hari secara teratur. Terkadang, alpukat dapat dimasukkan dalam makanan,” jelas Patel.

Adapun kunyit, Patel merekomendasikan untuk menggunakan kunyit sebagai bumbu dalam makanan sehari-hari. Ia menyarankan untuk membatasi konsumsi tablet kunyit atau kapsul karena dapat menyebabkan cedera hati. “Kunyit dalam jumlah sedang, yang kita gunakan dalam makanan sehari-hari kita, tidak apa-apa. Tidak ada data konkret yang mendukung kunyit sebagai suplemen untuk hati yang sehat,” tambahnya.

Dengan mengikuti saran ini dan memperbaiki gaya hidup, kita dapat mendukung kesehatan hati kita dan mengurangi risiko penyakit hati berlemak.