Jakarta, tiradar.id – Bagi pengusaha kue dan makanan, perbedaan antara soda kue dan baking powder mungkin sudah menjadi pengetahuan umum. Namun, bagaimana dengan orang awam yang tidak terjun langsung dalam dunia kuliner?
Meski memiliki fungsi yang sama sebagai pengembang, soda kue dan baking powder adalah dua bahan yang berbeda. Mari kita simak perbedaannya berdasarkan beberapa sumber.
Bentuk dan Kandungan
Secara tampilan, soda kue dan baking powder biasanya berbentuk bubuk putih yang memiliki fungsi utama sebagai bahan pengembang dalam pembuatan kue. Namun, kandungan di dalamnya berbeda:
- Soda Kue: Mengandung 100 persen natrium bikarbonat. Karena sifatnya yang alkali, soda kue memerlukan tambahan bahan asam dalam adonan untuk bereaksi. Kombinasi yang tepat antara soda kue dan bahan asam akan menghasilkan kue yang mengembang dengan tekstur yang empuk. Beberapa bahan asam yang umum digunakan bersama soda kue adalah cokelat, susu, dan telur.
- Baking Powder: Tidak memerlukan tambahan bahan asam karena sudah mengandung asam (biasanya krim tartar), soda (bersifat basa), dan pati untuk mencegah penggumpalan. Dengan kandungan ini, baking powder dapat langsung bereaksi dalam adonan tanpa perlu tambahan bahan asam dari luar.
Kegunaan
Perbedaan kandungan dalam soda kue dan baking powder membuat penggunaannya dalam pembuatan kue pun berbeda:
- Soda Kue: Biasanya digunakan dalam resep yang mengandung bahan asam, seperti cokelat, susu, dan telur. Ketika bahan asam ini bereaksi dengan soda kue, gas karbon dioksida terbentuk dan membuat adonan mengembang saat dipanggang atau dikukus.
- Baking Powder: Karena sudah mengandung asam, baking powder lebih sering digunakan dalam pembuatan kue kering dan kue-kue lainnya yang tidak memerlukan tambahan bahan asam. Contohnya adalah kue kering seperti cookies dan beberapa jenis roti.
Dengan memahami perbedaan ini, kita dapat memilih bahan pengembang yang tepat sesuai dengan jenis kue yang ingin dibuat, sehingga hasilnya pun akan lebih sempurna.