Jakarta, tiradar.id – Perubahan cuaca ekstrem sering kali membuat sebagian orang rentan terserang flu. Meski tergolong ringan, flu tetap bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Sementara obat flu mudah didapatkan di apotek, efek samping seperti rasa kantuk dan mual sering kali membuat pengguna mencari alternatif lain yang lebih alami.
Salah satu solusi yang mulai banyak dilirik adalah sup berbahan dasar bumbu dan rempah seperti bawang putih, jahe, dan kunyit. Sup ini tak hanya menghangatkan tubuh, tetapi juga diyakini mampu meredakan gejala flu dan mendukung sistem kekebalan.
Sebuah tinjauan ilmiah oleh peneliti dari University of West Scotland, Inggris, yang dikutip dari Eatingwell (Sabtu, 12 Juli), mengulas empat uji coba terkontrol acak di Amerika Utara dan Asia dengan total 342 partisipan. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa konsumsi sup—terutama yang mengandung ayam, herba, dan rempah—dapat membantu meredakan gejala flu dan mempercepat pemulihan sekitar 1,5 hingga 2 hari.
Sup juga terbukti menurunkan beberapa penanda peradangan dalam darah. Meskipun belum dianggap sebagai terapi utama, kehangatan dan kelembapan dari sup mampu melegakan saluran pernapasan, mengencerkan lendir, dan mengurangi ketidaknyamanan pada perut—khususnya ketika nafsu makan menurun.
Bahan-bahan alami dalam sup memiliki khasiat tersendiri. Bawang putih kaya akan sulfur yang bersifat antioksidan dan penunjang imun, sementara jahe dan kunyit membantu mengurangi peradangan. Tambahan sayur hijau memberi asupan vitamin dan antioksidan yang mendukung proses pemulihan.
Meski kaldu ayam menjadi pilihan populer, sup berbasis sayuran juga diyakini memberikan manfaat serupa. Maka, sup rempah bisa menjadi alternatif alami yang aman dan nyaman untuk membantu tubuh pulih dari flu di tengah kondisi cuaca yang tak menentu.


