Ragam  

Waspadai Nyeri Sendi Sejak Dini, Ini Tips Jaga Kesehatan Tulang Menurut Ahli Fisioterapi

Jakarta, tiradar.id — Nyeri sendi bukan hanya masalah orang lanjut usia. Individu berusia 30 hingga 60 tahun pun kini banyak yang mengeluhkan kekakuan sendi, rasa sakit hingga suara retak pada tulang. Hal ini menjadi peringatan penting agar kesehatan sendi dan tulang dijaga sejak dini demi kualitas hidup yang lebih baik di masa mendatang.

Dikutip dari Hindustan Times, Senin (4/8/2025), Asisten Profesor Departemen Fisioterapi Muskuloskeletal KJ Somaiya College of Physiotherapy, Mumbai, Dr. Prachi Sravaiya, menekankan pentingnya pencegahan dini dan perubahan gaya hidup sehat demi menjaga mobilitas tubuh hingga usia lanjut.

“Sebagai seorang fisioterapis, saya bertemu pasien setiap hari yang menunda perawatan hingga terlambat. Namun, Anda tetap bisa bergerak, bebas rasa sakit, dan mandiri di usia lanjut dengan gaya hidup yang tepat di masa muda Anda,” jelas Dr. Sravaiya.

Tanda Awal Jangan Diabaikan

Dr. Sravaiya menekankan bahwa gejala awal seperti nyeri, kaku, dan pembengkakan pada sendi adalah sinyal tubuh yang tidak boleh diabaikan. Jika dibiarkan, bisa berujung pada komplikasi jangka panjang. Ia merekomendasikan skrining awal serta konsultasi dengan dokter ortopedi dan fisioterapis sebagai langkah pencegahan yang efektif.

6 Kiat Menjaga Kesehatan Sendi

Untuk mengurangi risiko nyeri sendi, berikut beberapa kiat dari Dr. Sravaiya:

  1. Tetap Aktif
    Aktivitas fisik teratur meningkatkan kesehatan sendi dan tulang. Olahraga ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, yoga, atau senam bisa dilakukan setidaknya 30 menit per hari, tiga kali seminggu.
  2. Jaga Berat Badan Ideal
    Berat badan berlebih memberi tekanan ekstra pada sendi, terutama lutut. Pola makan sehat dan olahraga rutin membantu menjaga indeks massa tubuh dalam kisaran normal.
  3. Cukupi Nutrisi dan Paparan Matahari
    Berjemur di bawah sinar matahari pagi selama 15 menit membantu tubuh memproduksi vitamin D secara alami. Konsumsi makanan tinggi kalsium dan vitamin D juga sangat dianjurkan.
  4. Tetap Terhidrasi
    Minum 10–12 gelas air putih per hari membantu menjaga kelembapan dan kelenturan tulang rawan, sehingga mencegah gesekan antar sendi yang bisa menimbulkan rasa sakit.
  5. Perhatikan Postur Tubuh
    Postur tubuh yang buruk saat duduk, berdiri, berjalan, hingga saat tidur bisa berdampak negatif pada tulang belakang. Biasakan duduk tegak dan hindari membungkuk dalam waktu lama.
  6. Hindari Gerakan Tiba-Tiba dan Gaya Hidup Buruk
    Gerakan seperti membungkuk atau mengangkat beban berat secara sembarangan bisa memperparah kondisi sendi. Selain itu, kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol juga harus dihindari karena berpengaruh buruk pada kepadatan tulang.

Dengan penerapan pola hidup sehat sejak usia muda, risiko nyeri sendi dan gangguan mobilitas di masa tua bisa ditekan. Para ahli sepakat bahwa pencegahan selalu lebih baik dibandingkan pengobatan, apalagi jika sudah memasuki fase kronis.