Subang, tiradar.id- Desa Tambakmekar, Kecamatan Jalancagak Kabuoaten Subang, kini telah menjadi destinasi wisata yang populer bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam dan keasrian desa.
Desa yang terbentuk 12 Agustus 1982, terus berkembang menjadi salah satu desa wisata yang paling diminati di Subang.
Ketua kelompok sadar wisata sekaligus pengelola desa wisata, Agus Hendra mengatakan, Desa Tambakmekar menawarkan berbagai kegiatan wisata, seperti bermain, belajar seni, dan mencoba kegiatan pertanian.
“Kami berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengembangkan desa wisata ini,” ucapnya.
Menurut Agus, Desa Wisata Tambakmekar telah mendapatkan SK desa wisata tahun 2023 dan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas dan fasilitas wisata. Salah satu daya tarik utama desa tersebut adalah situs batu tulis yang menjadi simbol keindahan alam dan budaya.
“Kami ingin melestarikan alam dan budaya yang ada di desa wisata ini, karena jika tidak, maka akan punah. Kami berharap dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dengan banyaknya pengunjung yang datang ke desa ini,” harap Agus.
Desa Wisata Tambakmekar juga, tambah Agus, memiliki berbagai kuliner khas, seperti sate mewah dan sate mepet sawah, yang dijual dengan harga yang terjangkau, yaitu Rp 2.000. Hasil dari penjualan kuliner ini digunakan untuk biaya operasional dan santunan kepada anak yatim.
Agus Hendra berharap dapat mendapatkan bantuan dari pemerintah desa untuk meningkatkan fasilitas dan kualitas wisata di Desa Wisata Tambakmekar.
“Kami membutuhkan investor untuk mengembangkan homestay dan meningkatkan kualitas wisata di desa ini,” pungkasnya.****


