Jakarta, tiradar.id – Dokter hewan (drh) I Nyoman Sunita memberikan saran kepada masyarakat untuk memilih hewan kurban yang sehat menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah.
Menurut Sunita, pemeriksaan sebelum hewan dipotong harus memenuhi beberapa kriteria kesehatan, seperti kondisi tubuh yang sehat, makan dengan normal, tidak mengalami diare, tidak pincang, dan tidak ada pendarahan pada hidung, mulut, telinga, kelamin, serta anus. Dia juga menambahkan bahwa saat memilih hewan kurban, kita perlu memperhatikan apakah terdapat pembengkakan pada kelenjar dan apakah mata bersih tanpa belek atau kotoran.
Selain itu, Sunita menjelaskan bahwa kulit hewan kurban harus terlihat mulus dan tidak memiliki cacar atau bentol-bentol di seluruh tubuhnya untuk menghindari risiko terjangkitnya Penyakit Kulit Berbintik (Lumpy Skin Disease/LSD). Menurut Kementerian Pertanian, LSD biasanya menyerang hewan sapi dan kerbau, namun belum ada laporan kasus pada kambing dan domba. Penularan LSD dapat terjadi melalui kontak langsung dengan lesi kulit, serta melalui darah, leleran hidung, mata, air liur, semen, dan susu.
Sunita menegaskan bahwa LSD tidak dapat menular kepada manusia. Dia juga memberikan tips lainnya, yaitu memilih hewan kurban yang sudah mencukupi usianya, seperti sapi atau kerbau yang berusia di atas dua tahun dengan tumbuhnya sepasang gigi tetap, serta kambing atau domba yang berusia di atas satu tahun dengan adanya sepasang gigi tetap.
Tips kesehatan lainnya yang disampaikan Sunita termasuk memilih hewan kurban yang tidak kurus, memiliki ekor utuh dan tanduk yang tidak patah, serta tidak mengalami kerusakan pada daun telinga. Selain itu, hewan kurban juga harus berjenis kelamin jantan, tidak dikebiri, dan memiliki dua buah zakar lengkap sesuai dengan syarat-syarat dalam agama Islam.
Setelah hewan kurban dipotong, pemeriksaan pasca potong atau post mortem harus memastikan bahwa daging kurban tersebut memenuhi kriteria Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH). (*)
Berita ini sudah dimuat di ANTARANews.com dengan judul Dokter hewan beri tips memilih hewan kurban yang sehat


