Subang, tiradar.id – Oke Rosgana adalah seorang seniman multitalenta yang lahir kembar di Bandung pada 20 Oktober 1975. Ia merupakan anak dari pasangan Tete Rosadi dan Sugantini. Oke memulai perjalanan akademiknya dengan mengambil program S1 di FSRD-ITB jurusan Seni Lukis pada tahun 1995 dan berhasil lulus pada tahun 2002.
Setelah menyelesaikan pendidikan tingginya, Oke Rosgana kembali ke Subang pada tahun 2003 dan menjadi pegawai kontrak di Disbudparpora Kabupaten Subang. Pada tahun 2008, ia diberikan kesempatan untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil.
Selain kariernya di pemerintahan, Oke memiliki minat yang unik, yaitu seni Yo-Yo. Ia mulai mempelajari seni Yo-Yo pada pertengahan tahun 1999 dan berhasil menjuarai kejuaraan Yo-Yo Bandung ProYo Championships pada tahun 2000. Kemenangannya membuatnya menjadi seorang demonstrator Yo-Yo terkenal di Bandung.
Tidak hanya itu, Oke Rosgana juga dikenal sebagai desainer hiasan tutup Yo-Yo yang kreatif. Karyanya digunakan oleh perusahaan-perusahaan Yo-Yo terkemuka di luar negeri, termasuk Amerika, Florida, South Afrika, dan Swiss. Ia bahkan mendesain logo perusahaan Dave Skilltoys di Alburquerque.
Pada tahun 2005, Oke mencapai ketenaran nasional sebagai pemain Yo-Yo melalui acara televisi “30 Detik Jadi Bintang” yang dimiliki oleh Fox Entertainment. Pada tahun yang sama, ia mendirikan komunitas Yo-Yo Indonesia yang bernama Yo-In. Komunitas ini telah tumbuh dan menyebar hampir ke seluruh provinsi di Indonesia.
Kepiawaiannya dalam seni Yo-Yo membawa Oke ke berbagai kompetisi internasional. Pada tahun 2005, ia diundang ke Kejuaraan Dunia Yo-Yo di Orlando, Florida, dan kemudian menjadi satu-satunya peserta yang mewakili Indonesia pada Kejuaraan Asia Pacific Yo-Yo Contest di Genting HighLand Malaysia. Ia bahkan menjadi juri dalam kompetisi tersebut hingga tahun 2015.
Oke Rosgana juga tidak hanya berkecimpung dalam seni Yo-Yo. Ia memiliki minat dalam aeromodelling, seperti Helicopter RC, Pesawat Fix Wing, dan Drone. Bahkan, ia pernah bertugas ke pelosok Kalimantan untuk liputan menggunakan drone.
Selain seni Yo-Yo dan aeromodelling, Oke juga memiliki ketertarikan pada olahraga bumerang. Ia berhasil menjadi Juara Nasional di tahun 2011 dan bahkan mencetak rekor MURI dengan jumlah pelempar bumerang terbanyak dalam satu waktu dan tempat, yaitu sebanyak 2000 orang. Ia juga menciptakan Kejuaraan Nasional Bumerang yang dinamai “TUNAS BUMI.”
Sebagai seorang Pegawai Negeri, Oke Rosgana juga berkontribusi dalam desain patung-patung kota di Subang. Saat ini, ia bertugas sebagai pranata Humas di Dinas Komunikasi dan Informatika, serta memiliki spesialisasi sebagai kameramen drone.
Profil Oke Rosgana mencerminkan seorang individu yang berbakat, berdedikasi, dan multitalenta, yang telah mengharumkan nama Indonesia melalui berbagai bidang seni dan olahraga yang ditekuninya.


