Ragam  

Bahaya Pestisida: Ancaman Nyata bagi Kesehatan

Ilustrasi petani menyemprot peptisida (ANTARA/Pexels/Laura Arias)

Jakarta, tiradar.id – Hasil studi yang dipublikasikan dalam jurnal Frontiers mengungkapkan bahwa penggunaan pestisida pertanian memiliki hubungan signifikan dengan beberapa bentuk kanker. Penelitian ini menemukan bahwa dampak pestisida pada beberapa jenis kanker sebanding dengan dampak merokok.

“Dalam penelitian kami, kami menemukan bahwa untuk beberapa jenis kanker, dampak penggunaan pestisida pertanian sebanding besarnya dengan dampak merokok,” kata Dr. Isain Zapata, penulis senior penelitian dari College of Osteopathic Medicine, Colorado.

Penelitian ini diulas oleh Medical Daily pada Jumat (26/7) dan mengungkap hubungan signifikan antara paparan pestisida dengan beberapa bentuk kanker, termasuk leukemia, limfoma non-Hodgkin, serta kanker kandung kemih, paru-paru, dan pankreas.

Untuk mengeksplorasi kemungkinan hubungan antara paparan pestisida dan tingkat kanker, para peneliti menganalisis data pada 69 jenis pestisida yang berbeda dari United States Geological Survey.

Dalam studi berbasis populasi dan nasional, mereka meneliti penggunaan pestisida pertanian di seluruh wilayah bersamaan dengan kejadian kanker. Hasilnya menunjukkan bahwa dampak pestisida pada tingkat kanker mungkin menyamai dampak merokok.

Karena pestisida jarang digunakan secara terpisah, sulit untuk menentukan satu penyebab tunggal. Meskipun beberapa pestisida mungkin lebih sering dibahas terkait dengan kanker, kombinasi beberapa pestisida sering kali menimbulkan dampak yang lebih besar. “Di dunia nyata, kecil kemungkinan orang terpapar pada satu jenis pestisida saja, tetapi lebih pada campuran pestisida di wilayah mereka,” jelas Zapata.

Daerah dengan produktivitas pertanian yang lebih tinggi, seperti negara bagian penghasil jagung terkemuka di Midwest, juga memiliki risiko kanker yang lebih tinggi akibat paparan pestisida. Penelitian ini menyoroti pentingnya penilaian komprehensif untuk pengembangan kebijakan dan penerapan langkah-langkah pencegahan guna mengurangi risiko bagi masyarakat yang rentan.

“Hasil kami menyoroti relevansi penilaian komprehensif untuk pengembangan pertimbangan kebijakan dan penerapan langkah-langkah pencegahan guna mengurangi risiko bagi masyarakat yang rentan. Studi kami memelopori dan meletakkan dasar visi holistik untuk penilaian risiko kanker terkait pestisida di masa mendatang,” tulis para peneliti.

Penelitian ini menjadi peringatan bagi kita semua tentang bahaya penggunaan pestisida dalam pertanian. Dampak kesehatan yang ditimbulkannya tidak bisa dianggap remeh, dan upaya untuk mengurangi paparan pestisida perlu segera dilakukan demi melindungi kesehatan masyarakat.