Ragam  

Mengatasi Flu pada Anak dengan Tetes Garam Hidung

Jakarta, tiradar.id – Anak-anak sering kali rentan terkena flu, yang pada umumnya akan sembuh dengan sendirinya. Namun, meski flu dianggap sebagai penyakit ringan, hal ini sering kali menimbulkan kecemasan pada orang tua karena flu dapat berkembang menjadi infeksi saluran pernapasan yang lebih serius, seperti demam, dan dapat menyebar ke anggota keluarga lainnya.

Flu pada anak biasanya memerlukan waktu pemulihan yang cukup panjang, tetapi sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa ada pengobatan yang dapat memperpendek durasi flu sekaligus mengurangi risiko penularan.

Penelitian ini disampaikan pada Kongres European Respiratory Society (ERS) di Wina, Austria. Dalam studi tersebut, para peneliti menemukan bahwa penggunaan tetes garam nasal dapat mempercepat proses penyembuhan flu pada anak-anak hingga dua hari.

Studi Penggunaan Tetes Garam Nasal

Profesor Steve Cunningham dari Child Life and Health, University of Edinburgh, yang memimpin penelitian ini, menyatakan bahwa anak-anak bisa mengalami 10 hingga 12 infeksi saluran pernapasan atas setiap tahun. Infeksi yang umumnya disebut flu ini berdampak besar pada kesejahteraan anak dan keluarganya. Biasanya, gejala flu hanya dapat diatasi dengan obat pereda gejala seperti parasetamol atau ibuprofen, tetapi tidak ada pengobatan yang dapat mempercepat penyembuhan flu secara signifikan.

Penelitian tersebut melibatkan 407 anak di bawah usia enam tahun, di mana 301 di antaranya mengalami flu selama studi berlangsung. Setengah dari peserta diajarkan cara membuat dan menggunakan tetes hidung garam, dengan dosis tiga tetes per lubang hidung minimal empat kali sehari.

Sementara itu, kelompok lainnya hanya menerima perawatan biasa. Hasilnya, anak-anak yang menggunakan tetes garam nasal mengalami gejala flu selama rata-rata enam hari, lebih cepat dibandingkan dengan delapan hari pada kelompok yang mendapatkan perawatan biasa.

Selain memperpendek durasi flu, penggunaan tetes garam juga mengurangi kebutuhan obat-obatan tambahan. Sebanyak 82% orang tua melaporkan bahwa tetes hidung membantu anak mereka sembuh lebih cepat, dan 81% di antaranya bersedia menggunakan metode ini di masa depan.

Bagaimana Garam Membantu Melawan Virus Flu?

Garam yang mengandung natrium dan klorida ternyata berperan penting dalam melawan virus. Sel-sel di hidung dan tenggorokan menggunakan klorida untuk memproduksi asam hipoklorit, senyawa yang berfungsi menekan replikasi virus. Dengan memberikan klorida tambahan melalui tetes hidung garam, sel-sel di hidung mampu memproduksi lebih banyak asam hipoklorit, yang membantu mengurangi durasi infeksi virus dan gejala flu.

Mengurangi Penularan Flu dalam Rumah Tangga

Penelitian ini juga menemukan bahwa tetes hidung garam dapat mengurangi penularan flu di dalam rumah tangga. Pada kelompok yang menggunakan tetes hidung, tingkat penularan turun dari 61% menjadi 46%. Artinya, penggunaan tetes garam nasal tidak hanya bermanfaat bagi anak yang terkena flu, tetapi juga membantu melindungi anggota keluarga lainnya dari penularan virus.

Profesor Alexander Möeller dari University Children’s Hospital Zurich, Swiss, yang tidak terlibat dalam penelitian ini, menyatakan bahwa intervensi ini sangat murah dan sederhana, serta memiliki potensi untuk diterapkan secara global. Penggunaan tetes garam nasal dapat memberikan solusi yang aman dan efektif bagi orang tua dalam mengatasi flu pada anak-anak, sehingga dapat mengurangi beban kesehatan dan ekonomi yang disebabkan oleh penyakit ini.

Flu pada anak-anak adalah penyakit yang umum terjadi, namun penelitian terbaru menunjukkan bahwa penggunaan tetes garam nasal bisa menjadi solusi efektif untuk memperpendek durasi penyakit ini. Dengan manfaat tambahan berupa pengurangan penularan dalam rumah tangga, metode ini menawarkan cara yang murah, sederhana, dan aman untuk membantu anak-anak pulih lebih cepat dari flu dan mencegah penyebaran virus ke anggota keluarga lainnya.