Bisnis  

Harga Bahan Pokok di Pasar Baru Subang Masih Relatif Tinggi Pasca Idulfitri 2025

Pedagang membereskan cabai yang dijualnya di Pasar Senen, Jakarta, beberapa waktu lalu. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/hp.

Subang, tiradar.id – Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Baru Subang tercatat masih relatif tinggi meskipun perayaan Idulfitri telah usai. Berdasarkan laporan resmi dari Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Subang, sejumlah komoditas mengalami fluktuasi harga, terutama pada sektor hortikultura seperti cabai, tomat, dan sayuran hijau.

Beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga signifikan antara lain cabe rawit merah yang turun 20% dari Rp100.000 menjadi Rp80.000 per kilogram, serta cabe rawit hijau yang juga turun 20% dari Rp50.000 menjadi Rp40.000 per kilogram. Komoditas sayuran seperti wortel, buncis, sawi hijau, dan kentang juga menunjukkan tren penurunan harga. Sawi hijau menjadi komoditas dengan penurunan tertinggi yakni 63%, dari Rp8.000 menjadi hanya Rp3.000 per kilogram.

Sebaliknya, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga. Cabe merah besar naik 10% dari Rp50.000 menjadi Rp55.000 per kilogram, sementara harga bawang merah naik 2%. Tomat merah super mencatat lonjakan hingga 40%, dari Rp10.000 menjadi Rp14.000 per kilogram, dan tomat hijau naik 20%.

Sementara itu, harga komoditas utama seperti beras, gula pasir, minyak goreng, serta telur ayam broiler tetap stabil tanpa mengalami perubahan harga. Begitu pula harga produk lain seperti susu, garam, tahu, tempe, dan produk perikanan seperti ikan mas dan udang.

Dari sektor bahan bangunan dan barang penting lainnya, seperti semen, besi, triplek, dan gas elpiji 3 kg, harga tercatat stabil tanpa adanya perubahan. Harga emas batangan pun tidak mengalami fluktuasi, dengan logam mulia 24 karat masih berada di angka Rp1.500.000 per gram.

DKUPP menyampaikan bahwa data harga ini merupakan hasil pemantauan langsung dari Pasar Baru Subang, dan mencerminkan kondisi pasokan dan permintaan pasca libur lebaran. Meskipun beberapa harga menurun, secara umum harga bahan pokok masih tergolong tinggi dan menjadi perhatian dalam pengendalian inflasi daerah.

File lengkap terkait data harga-harga tersebut diatas bisa diakses pada file berikut ini.

Dengan berakhirnya masa perayaan Idul Fitri, diharapkan stabilitas harga dapat tercapai dalam beberapa pekan ke depan, guna memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga serta distribusi barang kebutuhan pokok berjalan lancar di seluruh wilayah Kabupaten Subang.