Jakarta, tiradar.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mencatat kejadian gempa dengan kekuatan 5,3 magnitudo mengguncang wilayah Kota Gorontalo, Sulawesi Utara, pada Kamis dini hari sekitar pukul 00.01 WIB. Gempa ini terjadi di laut, sekitar 45 kilometer Tenggara Boalemo, dengan kedalaman 156 kilometer.
Meskipun episentrumnya terletak di laut, beberapa warga di sekitar wilayah tersebut melaporkan bahwa mereka merasakan getaran gempa. Daerah yang dirasakan getarannya antara lain Kota Gorontalo, Boalemo, Kwandang, Pulau Unnaha, dan sekitarnya dengan skala III-IV MMI.
Meski begitu, hingga saat ini BMKG belum memberikan laporan rinci terkait penyebab dan dampak yang mungkin timbul akibat gempa ini terhadap masyarakat. Maka dari itu, BMKG mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang belum tentu kebenarannya.
Warga diminta untuk menunggu hasil analisis menyeluruh dari BMKG sebelum membuat kesimpulan atau reaksi yang tidak perlu. Informasi terkini seputar gempa ini dapat diakses melalui berbagai platform BMKG, seperti aplikasi daring infoBMKG, media sosial BMKG, atau dengan menghubungi kantor BMKG terdekat.
Penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan memperoleh informasi yang akurat dari sumber yang terpercaya. Kepatuhan terhadap prosedur keselamatan serta kesiapan dalam menghadapi situasi darurat adalah hal yang sangat penting dalam menjaga keselamatan diri dan sesama. Semoga tidak ada dampak yang serius dari gempa ini dan semua dapat tetap menjaga kewaspadaan dengan baik.

