Jakarta, tiradar.id – Rambut sehat dan indah menjadi dambaan banyak orang. Tidak heran jika berbagai tips dan trik perawatan rambut selalu menjadi perbincangan hangat.
Salah satu tren terkini yang mencuat adalah penggunaan air beras untuk merawat rambut. Namun, apakah benar air beras memiliki manfaat untuk kesehatan rambut ataukah hanya sekadar mitos belaka?
Menurut pakar dermatologi di Audubon Dermatology, Deirdre Hooper, MD, beras memang mengandung nutrisi seperti magnesium, zat besi, asam folat, thiamin, dan niacin. Meski begitu, beliau menegaskan bahwa beras tidak dapat memperbaiki kesehatan rambut seseorang.
Di sisi lain, air beras disebut mengandung fenol yang konon dapat membantu mengobati alopecia areata, yaitu kerontokan rambut akibat penyakit autoimun.
Namun, para ahli mengingatkan bahwa belum ada cukup bukti ilmiah yang membuktikan bahwa air beras secara khusus dapat meningkatkan kesehatan rambut. Bahkan, bagi sebagian orang, penggunaan air beras malah dapat memperburuk kondisi rambut.
Profesor dermatologi di University of Minnesota Medical School, Rhonda Farah, MD, mengungkapkan bahwa membilas rambut dengan air beras dapat merusak rambut, terutama bagi orang dengan rambut keriting yang cenderung lebih mudah patah.
Air beras mengandung banyak pati yang dapat menarik kelembapan rambut, membuatnya menjadi rapuh.
Farah juga menekankan bahwa air beras tidak diformulasikan untuk kulit kepala, sehingga penggunaannya tidak memberikan manfaat yang sama ke folikel rambut atau batang rambut.
Ekstrak mineral bekatul, yang pada beberapa penelitian dikaitkan dengan pertumbuhan rambut, sebenarnya sudah dihilangkan saat penggilingan beras dan tidak terkandung dalam air beras di rumah.
Meskipun tren perawatan rambut dengan air beras telah menyebar luas, baik Hooper maupun Farah memberikan peringatan kepada masyarakat untuk berhati-hati sebelum mengikuti tren ini. Farah menegaskan bahwa setiap jenis rambut sangat berbeda, dan apa yang berhasil pada satu orang belum tentu akan berhasil pada orang lain.
Bagi mereka yang ingin meningkatkan kesehatan rambut atau merangsang pertumbuhan rambut, Farah menyarankan untuk melakukan perubahan gaya hidup tertentu, seperti mengurangi stres, mengatasi ketombe, dan menghindari alat pemanas rambut.
Namun, apabila seseorang mengalami masalah serius seperti rambut rontok, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mendapatkan penanganan yang tepat berdasarkan akar masalahnya.
Dengan demikian, keputusan dalam merawat rambut perlu diambil dengan bijak, berdasarkan pengetahuan dan konsultasi yang tepat.


