Jakarta, tiradar.id – Kaus bullying yang dialkukan oleh anak di Cilacap telah membuat geger masyarakat tanah air, tindakan yang direkam itu videonya menyebar lewat jagat maya sehingga pelakunya bisa ditangkap.
Tindakan bullying merupakan aksi yang sangat tidak terpuji dan melanggar norma serta agama, tindakan ini berupa penindasan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang yang bertujuan untuk menyakiti orang lain, baik tindakan tersebut dilakukan secara fisik maupun psikis.
Umumnya, tindakan bullying ini seringkali bersifat agresif, tindakan intimidasi ini biasanya dilakukan secara terus menerus dan berulang-ulang.
Umumnya, tindakan bullying ini dilakukan oleh para remaja, hal ini dikarenakan bahwa remaja sedang berada pada fase perkembangan emosi, sosial, psikis, dan fisik dari masa anak-anak menuju dewasa.
Walaupun demikin, tindakan bullying jangan dipandang sebelah mata apalagi dianggap hal yang wajar, mengingat tindakan ini akan sangat berdampak negatif bagi korbannya secara jangka panjang.
Tidak hany aitu, tindakan bullying bahkan dapat bisa mempengaruhi kesehatan mental pada remaja atau anak-anak yang menjadi korbannya. Sehingga nantinya, remaja atau anak-anak yang menjadi korban bullying akan rentan mengalami masalah pada kesehatan fisik maupun mental.
Melansir laman Healthline, berikut pengaruh bullying terhadap kesehatan mental remaja.
- Depresi dan Kecemasan
Salah satu dampak paling umum dari bullying adalah munculnya gejala depresi dan kecemasan pada korban. Rasa tekanan dan ketegangan yang berkepanjangan akibat perlakuan buruk dapat mengarah pada gangguan psikosomatis, seperti sakit perut atau pusing yang tidak memiliki penyebab fisik yang jelas.
- Gangguan Tidur
Bullying juga berdampak pada pola tidur remaja yang menjadi korban. Mereka sering mengalami kesulitan tidur dan tidur yang tidak nyenyak. Pada beberapa kasus, mimpi buruk yang terkait dengan pengalaman traumatis bullying bisa menyebabkan mereka sering terbangun di tengah malam.
- Muncul Perasaan Rendah Diri
Salah satu pengaruh bullying terhadap kesehatan mental ialah anak akan menjadi rendah diri dan merasa dirinya tidak berharga. Tentunya, hal ini dapat mempengaruhi kemampuan sosial emosional remaja hingga dewasa kelak.
- Tidak Bisa Bersosialisasi
Remaja yang mengalami bullying akan tidak percaya diri dan merasa dirinya tidak sepadan dengan teman-temannya. Perasaan rendah diri bisa terbawa hingga dewasa dan dia akan kehilangan kemampuan untuk berteman.
- Mengisolasi Diri
Korban bullying akan menarik diri dari segala kehidupan sosial dan memilih untuk hidup sendiri. Mereka tidak mau menjalin pertemanan dengan orang lain karena takut mengalami bullying.
- Memiliki Keinginan Bunuh Diri
Pengaruh bullying terhadap kesehatan mental remaja tidak boleh disepelekan. Remaja yang mengalami bullying bisa mengalami depresi yang tak berujung hingga memiliki keinginan untuk mengakhiri hidup. Anak bisa merasa minder dan tidak berharga sehingga memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.


